Apa Kata CEO & Masyarakat tentang PR
Hasil survei menunjukkan, persentase responden masyarakat yang menganggap peran PR sangat penting bagi perusahaan jauh lebih tinggi daripada CEO: 76% berbanding 22%. Dari responden CEO diketahui bahwa 54% pernah menggunakan jasa PR, sisanya 46% belum pernah menggunakan jasa PR. Dari responden CEO yang belum pernah menggunakan jasa PR, 61% berkeinginan untuk menggunakannya, sedangkan sisanya tidak. Sementara itu, jenis jasa yang diinginkan dari PR paling banyak adalah media relations 39%, riset 25%, publishing 17%, konsultan 15%, dan lainnya seperti hubungan internal 4%.
Masih dari responden CEO, ternyata hanya 30% yang di perusahaannya memiliki unit PR, sisanya 70% tidak memiliki. Sementara itu, kegiatan unit PR ini masih berkisar pada press release 30%, media relations 29%, dan peluncuran produk baru 24%. Kegiatan lainnya seperti riset dan pelatihan hanya mendapat tanggapan responden kurang dari 10%.
Hasil survei ini, menurut Fuad, menunjukkan tantangan besar bagi dunia PR. “Long way to go untuk meyakinkan pebisnis bahwa PR itu penting,”? tuturnya. Ia juga berkomentar, tentang komunikasi internal yang tidak “dianggap”?, padahal menurutnya, ini penting bagi perusahaan. Terlebih, perusahaan yang jumlah karyawannya sangat besar. Lebih lengkap lihat Tabel.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.