Bank Antardaerah Gunakan Cisco ISR

Bank Antardaerah Gunakan Cisco ISR

Bank yang memberikan fokus layanan ke segmen ritel ini memilih Cisco ISR seri 3845. Perangkat ini dipilih karena menyediakan banyak port dan interface (antar muka) yang dinilai handal membawa beban trafik data di jaringan Bank Antardaerah.

Infrastruktur jaringan berbasis Cisco ISR di Bank Antardaerah akan menggantikan peranti Frame Relay Access Device (FRAD). Migrasi ini dilakukan untuk menempatkan Bank Antardaerah sebagai bank yang memakai teknologi jaringan terbaru serta membangun fondasi yang kuat untuk menjangkau teknologi masa depan.

Dengan router Cisco, bank yang berkantor pusat di Surabaya, Jawa Timur ini akan saling terkoneksi dengan 23 kantor cabangnya yang tersebar di enam kota di Jawa, Bali dan Lombok. Dengan begitu, pengguna dapat mengakses pusat data serta berbagi informasi dengan kecepatan transfer data lebih tinggi dan aman.

Menurut Tang Amir, Direktur Operasional Bank Antardaerah, awalnya Bank Antardaerah hanya memerlukan perangkat router yang dapat bekerja baik untuk menghubungkan antar Local Area Network (LAN) secara lebih handal. Pihaknya melihat Cisco ISR tidak hanya memiliki kemampuan mengirimkan data, melainkan juga memiliki berbagai kemampuan lain, seperti fitur layanan data, suara, video, keamanan dan nirkabel.

Dalam implementasinya, Cisco ISR mendukung koneksi ke ekstranet Bank Indonesia, seperti yang telah ditetapkan bank sentral dalam konsep “one bank one connection”. Setiap bank hanya memiliki satu koneksi ke sistem ekstranet Bank Indonesia dengan standar pengamanan yang ketat.

Koneksi berbasiskan web services tersebut mampu melayani semua aplikasi yang berhubungan dengan bank sentral. Sedangkan untuk akses dari kantor cabang ke ekstranet, Cisco ISR memungkinkan Bank Antardaerah melakukan segmentasi network domain dengan teknologi VLAN (Virtual LAN) untuk memisahkan intranet dan ekstranet bank.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag