Home » Updates » Bank Mega Catat Pertumbuhan Kartu Kredit 43 Persen

Bank Mega Catat Pertumbuhan Kartu Kredit 43 Persen

 PT Bank Mega Tbk mencatat pertumbuhan kartu kredit sebanyak 43% atau sebesar Rp 4,6 triliun per akhir 2009. Tahun ini, perseroan menargetkan outstanding kartu kredit mencapai Rp6-7 triliun. Direktur Bank Mega Kostaman Thoyib mengatakan, kendati ekspansi kredit pada 2009 relatif rendah, namun permintaan kredit konsumsi utamanya kartu kredit terus meningkat. “Pertumbuhan kartu kredit kami sangat tinggi dibandingkan jenis kredit lain, naik nya mencapai 48% tahun lalu,” kata Kostaman di sela peluncuran corporate card Bank Mega di Jakarta, Kamis (28/1).

Selama delapan tahun menyasar ke segmen kartu kredit, Kostaman melihat, pertumbuhan bisnis kartu kian meningkat rata-rata sekitar 50% per tahun. Bahkan, untuk sektor kredit konsumsi, kartu kredit merupakan salah satu penyumbang yang cukup besar. “Untuk kredit konsumer kita fokus ke kartu kredit dan join financing,” ujar dia. Pada 2010, pihaknya optimistis dapat mencatat transaksi kartu kredit sebesar Rp 6-7 triliun. Sedangkan jumlah kartu yang sudah diterbitkan sepanjang 2009 sebanyak 650 ribu kartu.

Pada kesempatan itu, Bank Mega meluncurkan kartu korporat (corporate card) yang diharapkan dapat menyumbang 3-5% dari total transaksi. Bank Mega melihat potensi corporate card cukup besar mengingat rekanan Mega Corpora, sebagai induk usaha Bank Mega memiliki keterkaitan yang kuat dengan beberapa perusahaan.Anak usaha Mega Corpora seperti Anta Tour dan Vaya Tour yang mencatat ratusan perusahaan yang terkait dengan transaksi perjalanan. “Sasaran yang bisa dibidik sudah jelas,” kata Kostaman yang menargetkan dapat mengeluarkan hingga 10 ribu kartu kredit korporat di tahun 2010.

Bank Mega mematok bunga kartu kredit korporasi itu sebesar 3,5% per tahun. Namun, perseroan memberikan gratis anual fee dalam pemakaian setahun pertama. “Transaksi di setiap perusahaan cukup besar. Jadi kami melihat peluang corporate card akan lebih baik meski sudah ada beberapa bank yang menawarkan produk serupa,” kata dia.

Kostaman menambahkan, untuk tahap awal, pihaknya menargetkan transaksi corporate card sebesar Rp200-300 miliar, atau menyumbang 1% dari total kartu yang diterbitkan perusahaan. Dengan begitu, pertumbuhan jumlah kartu untuk tahun ini ditargetkan sekitar 50%. Eddy Dwinanto Iskandar

Be Sociable, Share!

RELATED POSTS

LEAVE A REPLY


nine + = 17