Bank Mega Garap Kredit Infrastruktur

Bank Mega Garap Kredit Infrastruktur

Namun, Yungky memastikan bahwa dana yang disiapkan Bank Mega untuk sektor ini akan menjadi salah satu yang terbesar. “Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang akan melakukan tujuh tender proyek program pembangunan infrastruktur besar,” ungkap Yungky. Salah satu proyek yang diminati Bank Mega adalah proyek pembangunan jalan tol, yang dinilai sangat menguntungkan. Selain itu, Bank Mega juga melirik proyek tenaga listrik.

Yungky menambahkan, untuk mendanai kredit infrastruktur tersebut, Bank Mega akan segera melakukan penerbitan obligasi kepada masyarakat yang akan dipergunakan untuk menutupi dana jangka panjang. “Bank merupakan mitra pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Dia mengatakan, saat ini perbankan nasional kelebihan likuiditas. Namun, kebanyakan bank lebih aktif bermain di Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Dengan adanya tawaran tender proyek infrastruktur, maka perbankan akan menyambutnya dengan baik.

Ke depan, ujar Yungky, Bank mega akan terus melakukan pengembangan usaha. Tahun ini, bank Mega menargetkan untuk menambah 50 cabang baru di seluruh Indonesia. Yungky optimis, Bank Mega akan bisa melampaui laba usaha yang diraih pada tahun 2004 lalu, di mana Bank Mega mampu mencetak laba usaha sebesar Rp 500 miliar. “Kami menargetkan laba tahun ini mencapai Rp 700 miliar,” ungkapnya yakin.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag