Dalam susunan direksi yang baru terdapat direktur yang secara khusus menangani sumber daya manusia (SDM) mengingat pentingnya pengembangan SDM dalam mendukung pertumbuhan bisnis BII. Pengangkatan anggota baru dewan direksi berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia. Dengan penambahan tiga anggota dewan direksi ini, susunan manajemen baru BII kini telah lengkap.
“Jajaran direksi yang baru memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan dan membawa BII ke jajaran atas industri perbankan Indonesia. Tujuan kami adalah memperbaiki posisi BII di antara bank-bank terkemuka di Indonesia†kata Presiden Direktur BII Ridha Wirakusumah. Pihaknya akan menyiapkan BII untuk masuk pada fase transformasi selanjutnya untuk menjadi Top Five Bank di Indonesia pada 2015.
I Gusti Made Mantera adalah lulusan dari University of Tasmania. Menjabat CEO untuk Divisi TI PT Multipolar Corporation dari 2000 – 2003. Sebelum bergabung dengan PT Multipolar Corporation, selama enam tahun (1993-1999) berkarya di PT Bank Bali dengan jabatan terakhir sebagai Deputi Presiden Direktur. Merintis karir sejak 1973 saat bergabung dengan IBM Indonesia dan terakhir menjabat Presiden Direktur PT USI Jaya, agen eksklusif IBM di Indonesia.
Lim Eng Khim, mantan Direktur Investasi di Khazanah Nasional Berhad. Sebelum bergabung dengan BII, pada 2005-2008 menjabat Director of Strategy & Investment & Chief of Staff di PT Bank Lippo Tbk. Sebelum di Khazanah, menjabat konsultan di McKinsey & Company. Juga pernah menjabat Presiden Komisaris di PT Kencana Internusa Artha Finance (2007–2008).
Jenny Wiriyanto, mantan Executive Vice President Bank Danamon (2008 – 2009). Memulai karir perbankan di BII selama 15 tahun di bidang kredit, trade services dan cash management. Merintis karir sebagai account officer dan dipromosikan sebagai Branch Manager sebelum menjabat Kepala Divisi Trade Services dan kemudian Transactional Banking.
Jabatan terakhir Jenny di BII adalah Senior Division Head SME & Commercial Banking group, berjasa mengembangkan model Bisnis baru SME and Commercial Banking berdasarkan cluster dan pendekatan sales & service. Setelah itu berkarya di PT Bank Lippo Tbk sebagai Senior Vice President Enterprise Banking Group hingga 2008.
