Home » Updates » BRI Raih Laba Bersih Rp 7,31 Triliun

BRI Raih Laba Bersih Rp 7,31 Triliun

 

 Kinerja PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI) makin kinclong. Bank BUMN itu menutup tahun buku 2009 dengan kinerja keuangan yang memuaskan, karena berhasil mencetak laba Rp 7,31 triliun atau naik 22,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp 5,96 triliun.

 

“Pencapaian laba tersebut didukung kenaikan pendapatan operasional dari pertumbuhan kredit sebesar 27,61 persen dibandingkan tahun 2008 yang sebesar Rp 161,06 triliun. Total aset BRI tumbuh sebesar 27,93 persen, yaitu dari Rp 246,03 triliun pada tahun 2008 menjadi Rp 314,75 triliun pada 2009, “ kata Sofyan Basyir, Direktur Utama BRI.

 

Selain itu, Sofyan mengatakan, ekuitas mengalami peningkatan sebesar 21,92 persen dari Rp 22,36 triliun di tahun 2008 menjadi Rp 27,26 triliun pada 2009. Kenaikan ini merefleksikan besarnya kontribusi laba terhadap permodalan. Return on Assets (ROA) sebelum pajak pada  2009 sebesar 3,73 persen. Sementar, Return on Equity (ROE) yang menggambarkan tingkat pengembalian modal investor mencapai 35,22 persen.

 

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, total penyaluran kredit BRI menunjukkan pertumbuhan yang baik. Pada 2009 lalu, portofolio kredit BRI mencapai Rp 205,52 triliun atau meningkat 27,61 persen dibandingkan tahun 2008 yang sebesar Rp 161,06 Triliun, dengan  kualitas kredit Non Performing Loan (NPL) gross yang masih terjaga di angka 3,52 persen. Dengan pertumbuhan kredit yang cukup signifikan tersebut, Loan to Deposit Ratio (LDR) BRI tahun 2009 tercatat sebesar 80,88 persen.

 

Menurut Sofyan, pertumbuhan kredit yang tinggi tersebut mendukung kenaikan pendapatan bunga BRI. Pada 2009 tercatat pendapatan bunga sebesar Rp 35,07 triliun atau naik 24,91 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 28,08 triliun. Dari total pendapatan bunga tersebut, pendapatan bunga kredit masih tetap menjadi sumber pendapatan utama yang menyumbangkan 83,52 persen dari total pendapatan bunga BRI.

 

Sementara itu, dari sisi pendanaan (funding), dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun BRI selama 2009 sebesar Rp 254,12 triliun atau naik 26,12 persen dari 2008 yang mencapai Rp 201,5 triliun. Komposisi DPK BRI pada 2009 masing-masing giro Rp 49,97 triliun (19,66 persen), tabungan Rp 104,12 triliun (40,97 persen), dan deposito Rp 100,03 triliun (39,37 persen).

SHARE SOCIAL MEDIA


Tags: ,
Category: Updates  |  Comment (RSS)  |  Trackback

LEAVE A REPLY


9 * seven =