Cadangan Devisa Sebesar US$ 35,90 Miliar
Sedangkan posisi uang primer pada 23 Desember 2004 tercatat sebesar Rp 183,50 triliun atau meningkat sebesar Rp 3,40 triliun dari posisi tanggal 15 Desember 2004. Kenaikan uang primer tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya saldo giro bank umum di Bank Indonesia.
Tagihan bersih kepada pemerintah pusat naik sebesar Rp 8,01 triliun hingga mencapai Rp 218,80 triliun. Kenaikan tersebut terutama disebabkan antara lain oleh pembayaran dana alokasi umum, pembayaran dana bagi hasil migas, pembayaran pinjaman luar negeri. Kredit likuiditas Bank Indonesia relatif tidak mengalami perubahan.
Adapun Operasi Pasar Terbuka (OPT) secara netto memberikan dampak kontraksi sebesar Rp 5,14 triliun. Dengan perkembangan di atas, NDA (Net Domestic Asset) dalam minggu ini memberikan pengaruh ekspansi sebesar Rp 0,68 triliun sehingga mencapai Rp 14,60 triliun.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.