Cadangan Devisa US$ 36,03 Miliar
Sementara itu, posisi uang primer mencapai Rp 183,84 triliun atau turun sebesar Rp 0,89 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan faktor musiman berupa menurunnya uang kertas dan uang logam yang diedarkan.
Sementara itu, Tagihan Bersih kepada pemerintah pusat naik sebesar Rp 9,20 triliun hingga mencapai Rp 222,72 triliun, terutama disebabkan oleh pembayaran dana alokasi umum (DAU), kupon obligasi pemerintah, serta pinjaman luar negeri.
Adapun Operasi Pasar Terbuka (OPT) secara netto memberikan dampak kontraksi sebesar Rp 5,99 triliun. Dengan perkembangan di atas, NDA (Net Domestic Asset) dalam minggu ini memberikan pengaruh kontraksi sebesar Rp2,50 triliun sehingga mencapai Rp11,36 triliun.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.