Upacara penandatanganan telah diselenggarakan di Shanghai untuk menandai tonggak sejarah ini oleh Dan McHugh, CEO DHL Express – Asia Pasifik dan Wu Nian Zu, Ketua dan Presiden Shanghai Airport Authority (SAA) dan dihadiri oleh para eksekutif senior DHL dan SAA lainnya.
Dijadwalkan selesai pada semester kedua tahun 2010, Hub Asia Utara ini akan memiliki peranan penting dalam meningkatkan pertumbuhan DHL di Asia Pasifik serta memperkokoh kepemimpinannya di pasar Cina dan Asia Pasifik untuk memenuhi pertumbuhan perdagangan internasional dan regional yang semakin meningkat.
Pembangunan Hub Asia Utara ini memperkokoh strategi multi-hub DHL di Asia Pasifik karena inisiatif ini akan melengkapi Hub Asia Pusat di Hong Kong serta Hub di Bangkok, Incheon, Singapura dan Sydney. Keenam Hub tersebut bersama-sama akan dihubungkan dengan 50 Gateway DHL Express lainnya yang terletak secara strategis di seluruh kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia, yang menyediakan infrastruktur jaringan paling ekstensif di dalam dan di luar kawasan tersebut bagi para pelanggan.
Hub Asia Utara seluas 55.000 meter persegi yang dibangun di atas tanah seluas 88.000 meter persegi tersebut, akan dilengkapi dengan fasilitas modern seperti Quality Control Center (QCC) yang juga berfungsi sebagai pusat manajemen krisis. Dioperasikan selama 24 jam dalam satu minggu, QCC DHL merupakan jaringan regional dan pusat pemantauan kualitas suatu negara yang secara aktif memonitor seluruh pengiriman DHL di udara dan di darat selama 24 jam. Hub Asia Utara ini juga akan dilengkapi dengan sebuah sistem sortir otomatis canggih untuk memaksimalkan kegiatan operasional, meningkatkan efisiensi dan kecepatan dalam memproses kargo yang memungkinkan pelanggan menghadirkan time-to-market secara lebih cepat. Hub
ini juga mampu menyortir pengiriman yang dapat ditransfer hingga sebanyak 20.000 parsel dan 20.000 dokumen setiap jam.
Pembangunan Hub Asia Utara akan meningkatkan waktu transit di seluruh wilayah Asia Utara dan yang paling utama memberikan manfaat kepada pelanggan yang berlokasi di Yangtze River Delta. Dengan jalur udara yang kokoh ke dan dari Bandara Internasional Pudong Shanghai, DHL mampu meningkatkan penerbangan regional dan internasional untuk menyediakan lebih banyak fleksibilitas bagi para pelanggannya dengan pengiriman time-definite morning yang terjamin dan tersedia di lebih banyak kota-kota besar di Asia Utara. Saat ini, DHL menggunakan lebih dari 500 penerbangan komersial
dan khusus setiap minggu di Cina. Di Asia Pasifik, pelanggan DHL dilayani oleh lebih dari 20 pesawat khusus yang melayani lebih dari 30 tujuan di 16 negara dan wilayah. DHL juga menggunakan lebih dari 800 penerbangan komersial setiap hari di kawasan tersebut.
“Pengumuman ini menegaskan komitmen dan optimisme DHL terhadap visi Pemerintah Shanghai dalam membangun kota tersebut sebagai pusat ekonomi dunia serta tujuan
Shanghai Airport Group dalam membangun Bandara Internasional Pudong sebagai hub udara internasional terpilih,†kata McHugh. “DHL sebagai penyedia layanan logistik global akan menghubungkan dunia. Kami optimis Hub ini memiliki daya saing lebih dalam mengelola perdagangan global yang kompleks dan besar yang sedang diarahkan ke kawasan ini, dan hal ini memungkinkan DHL memenuhi kebutuhan serta melebihi harapan pelanggan secara berkelanjutan.â€Â
