Home » Updates » Diana Pratanto

Diana Pratanto

Gebrakan paling signifikan bagi peningkatan omset itu, menurut dia, adalah perluasan indikasi. Ia memberi contoh, obat Gamimune-N SD ternyata bisa untuk anak autis. Perluasan indikasi itu akan makin diperkuat tahun ini. ?Targetnya ada kenaikan sampai 57,5%,? katanya optimistis. Untuk mencapainya, upaya lain adalah meningkatkan kemampuan memberi informasi mengenai atribut dan keuntungan produk kepada para dokter. Ia juga akan menggeber event yang gaungnya nasional. Maklum, tahun lalu kegiatan itu sama sekali belum dijamah. ?Tahun lalu, kami lebih banyak detailing one to one,? katanya. Tanggung jawab yang diemban kelahiran Balikpapan, 30 Desember 1969 ini juga mengadakan simposium di berbagai kota besar. Pasalnya, target pasar yang dibidik produk yang ditangani Diana sangat spesifik dan agak mahal.


Di tengah kesibukannya, Diana mengaku masih bisa menikmati dunianya, terutama hobi travelling-nya. Lulusan Magister Administrasi Rumah Sakit dari Universitas Indonesia ini sempat berpetualang sampai ke Afrika Selatan. Meski ia menikmati karier, ia mengaku menyimpan obsesi menjadi wirausahawan. ?Saya terilhami buku Robert Kiyosaki, tinggal menunggu keberanian saja,? kata Diana yang pernah berkarier di Graha Medika sebagai Manajer Unit Pemasaran, dan di RS Gleneagles Medan sebagai Manajer Senior Layanan Pemasaran.


 

SHARE SOCIAL MEDIA


Category: Updates  |  Comment (RSS)  |  Trackback

LEAVE A REPLY


7 − = six