Epson Tambah Investasi Baru 3 Miliar Yen
Dijelaskan Okubo, investasi baru Epson di Indonesia senilai 3 miliar Yen untuk tahun 2005/2006 ini akan digunakan untuk mempersiapkan moulding (cetakan). Dengan investasi baru tersebut, kapasitas produksi Epson ditargetkan bisa mencapai 1,050 juta unit printer per bulan. Selain dipasarkan di Indonesia, printer Epson ini juga akan diekspor sehingga Indonesia merupakan basis produksi Epson di pasar global.
Guna menggenjot produksi satu juta unit printer per bulan tersebut, lanjut Okubo, pihaknya juga telah mempersiapkan industri pendukung utama lainnya. “Para industri pendukung (komponen) sudah siap mendukung produksi satu juta unit printer Epson per bulan,” ujarnya. Selama ini Epson bekerjasama dengan lebih dari 130 industri pendukung komponen baik untuk material, `part` (komponen), `sub assembling`, logistik, dan lain-lain. “Ada 12 perusahaan (industri komponen) yang telah kami ajak ke Indonesia untuk memperkuat produksi kami di sini,” katanya.
Epson merupakan salah satu produsen printer Jepang yang menjadikan Indonesia sebagai basis produksinya, dengan memproduksi dot matrix printer, inkjet printer, dan multifunction printer. Sampai dengan 2003, total investasi IEI sejak berdiri Juli 1994 telah mencapai US$ 247,2 juta dan memperkerjakan sekitar 6.990 orang. Jika ditambah dengan tenaga kerja yang ada di 31 industri pendukung utamanya maka jumlah tenaga kerjanya mencapai 29 ribu orang.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.