Etihad Airways Diajak Bergabung dalam Komite Keselamatan IATA

Etihad Airways Diajak Bergabung dalam Komite Keselamatan IATA

Sepuluh anggota komite keamanan tersebut dipilih dari 230 perusahaan penerbangan yang terdaftar sebagai anggota, yang meliputi lebih dari 90 persen seluruh lalu lintas internasional yang terjadwal. Penunjukan dalam komite dibuat berdasarkan pengalaman dan kontribusi perusahaan penerbangan terhadap keamanan di dalam industri penerbangan. Jangka waktu penunjukan adalah dua tahun.

”Penunjukan ini merupakan bukti nyata komitmen solid Etihad terhadap keselamatan dan keamanan penerbangan, yang terwujud dalam seluruh strategi, kebijakan dan proses maskapai penerbangan tersebut,” ujar Mohamed Abubaker. “Kelompok keamanan ini berperan penting dalam kemajuan standar keamanan industri. Adalah merupakan sebuah kehormatan besar dapat terpilih dan berharap dapat berperan aktif untuk industri penerbangan,” tambahnya.

Kelompok ini diberi tanggung jawab untuk memberi masukan-masukan teknis dan bekerja dengan manajemen IATA dalam hal isu-isu dan kampanye-kampanye yang erkaitan dengan keselamatan dalam rangka menuju pada transportasi udara yang aman dan efisien. Wilayah aktivitasnya termasuk, memerangi gangguan pelanggaran terhadap penerbangan sipil, mencegah dan mendeteksi kejahatan terhadap penerbangan sipil, mengatur kebijakan peraturan yang terkait dengan keamanan penerbangan, mengelola sistem pengelolaan keamanan (SEMS), termasuk mekanisme jaminan kualitas, mengaalisa dan mengembangkan tanggapan-tanggapan terhadap potensi ancaman di penerbangan sipil.

Penunjukan Etihad ke dalam komite menyusul keberhasilan audit keselamatan ekstensif yang dilakukan oleh IATA. Penerbangan berbasis Abu Dhabi ini banyak mendapat pujian setalah sekelompok tim ahli dari badan industri yang sangat dihormati tersebut (IATA) memeriksa secara mendetail prosedur dan proses keselamatan perusahaan penerbangan tersebut.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag