Farah Milda
Debut Farah di Starbucks dimulai di negeri asalnya. Usai menyelesaikan S-1, ia ditawari bergabung dengan Starbucks sebagai Manajer Toko Starbucks 18th & California, Denver, Colorado. Sebelumnya, semasa masih kuliah ia sempat menimba pengalaman menjadi barista, supervisor sampai manajer coffee shop. “Ternyata, menjadi store manager di tempat itu cukuplah sulit,†katanya mengenang. Pasalnya, 90% tamu kedai kopi itu adalah pengunjung reguler. “Harus gets to know everybody, harus menghafal terus-menerus menunya apa, karena mereka itu susah ganti minuman,†Farah menuturkan.
Ketika izin kerjanya habis dan ia memutuskan balik ke Indonesia, tak dinyana ia justru ditawari menjadi Manajer Pemasaran Lokal SCI langsung oleh Anthony Cottan, General Manager SCI. Prestasi yang diukirnya membuat lajang penikmat makanan Meksiko ini didapuk menjadi Manajer Pemasaran pada Mei 2005. Ke depan, Farah dan timnya akan ekspansi menambah gerai yang saat ini berjumlah 50, dan tersebar di kota-kota besar di Indonesia.
Wini Angraeni.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.