Gandeng Samsung, Google TV Segera Hadir

Gandeng Samsung, Google TV Segera Hadir

Samsung Electronics, produsen televisi terbesar di dunia, sedang dalam pembicaraan akhir dengan Google untuk mengembangkan Google TV. Presiden divisi televisi di Samsung, Yoon Boo-Keun menyebutkan perangkat itu akan muncul pada tahun depan.

Google TV yang saat ini built-in dengan model televisi Sony Corp dan set-top box Logitech International, memungkinkan konsumen mengakses video dan situs online melalui televisi. Tidak hanya itu, perangkat tersebut juga memperkenalkan aplikasi khusus, dalam bentuk video game misalnya. Januari lalu, Samsung memamerkan tampilan Google TV yang mampu memutar blu-ray. Sayangnya, saat itu, perusahaan tidak menjelaskan kapan produk tersebut dirilis ke pasar konsumen.

Yoon juga menyebutkan bahwa Samsung berencana untuk meluncurkan generasi terbaru layar OLED untuk televisi. Layar OLED menghasilkan gambar yang lebih tajam dan tidak perlu backlighting. Karena itu, televisi yang diproduksi pun menjadi lebih tipis dan hemat energi dibandingkan LCD, layar yang paling populer dalam lingkup televisi berlayar datar.

Yoon berharap pasar televisi layar datar global dapat tumbuh 10% tahun depan meskipun ketidakpastian ekonomi masih membayangi masyarakat. Namun, iklim positif hadir karena dibantu pertumbuhan penjualan internet yang terhubung ke televisi. Samsung juga menargetkan akan melampaui perkiraan pasar di tahun depan.

Samsung mengklaim Google TV akan berbeda dengan layanan yang dipamerkan para pesaing. Google, Oktober lalu, meluncurkan versi perbaikan dari layanan Google TV. Perusahaan berharap dapat menciptakan terobosan di ruang tamu masyarakat global.

Google memang tampak berambisi untuk meraih pasar konsumen. Sebelumnya, perusahaan yang menelurkan sistem operasi Android itu memamerkan layanan musik. Google Music menyediakan 13 juta lagu yang diintegrasikan dengan Android Market, toko online aplikasi untuk smartphone dan video. Google Music memungkinkan konsumen mengakses musik dari berbagai perangkat yang terkoneksi dengan internet serta berbagi dengan masyarakat.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag