GEPI: Investor AS Mungkin Lirik 2 Pebisnis Muda
Global Entrereneur Program Indonesia (GEPI) 2011 yang menggandeng wirausahawan muda untuk berkompetisi dan memasuki pentas global berharap dapat ‘menarik perhatian’ para delegasi Amerika Serikat. Pasalnya, delegasi tersebut terdiri dari 11 pengusaha Amerika Serikat dan investor awal. GEPI bahkan berharap, setidaknya investor AS menanamkan modal di 2 bisnis milik wirausahawan muda.
Pernyataan tersebut diungkapkan Chairman GEPI, Chris Kanter saat ditemui di Plaza Mandiri, Jakarta. “Indonesia merupakan negara berkembang yang memiliki potensi besar untuk terus meningkatkan kinerja perekonomian. Salah satu tulang punggung ekonomi negara adalah kualitas wirausahawan. Karena itu, dalam ajang yang diselenggarakan oleh GEPI, kami berharap para investor dapat tertarik dengan wirausahawan muda, paling tidak dua pebisnis,” ujar Chris sambil tersenyum.
GEPI merupakan program yang bertujuan memacu kewirausahawan masyarakat. Mereka akan menggelar Regional Entrepreneur Summit di Bali pada 22-24 Juli 2011 untuk mempertemukan wirausahwan Indonesia dengan wirausahawan dari negara-negara Asia Tenggara. “Dengan mempertemukan wirausahawan muda Indonesia dengan para pebisnis yang sudah malang melintang di dunia industri, pebisnis muda itu dapat memperoleh banyak informasi. Mereka bisa belajar menghadapi tantangan yang mungkin ditemui saat mengembangkan bisnis mereka,” ujar Chris lagi.
Chris melihat, pada dasarnya, masalah utama yang dihadapi pebisnis muda bukanlah soal dana. “Dana memang menjadi sorotan. Tapi, masalah paling penting adalah seringkali wirausahawan tidak memahami apa yang akan mereka hadapi di masa depan untuk mengembankan bisnis mereka. Karena itu, kami berusaha untuk mendampingi mereka dari segi keuangan, mentoring, menyelesaikan masalah saat berbisnis, bertukar pikiran, dan masih banyak lagi.”
Delegasi AS diantaranya Arthur Benjamin (CEO DataMark dan CEO ATI), Yao-Hui Huang (salah satu pendiri inkubator The Hatchery), Jalak Jobanputra (Direktur Omidyar Network), Luda Kopeikina (anggota dari Golden Seeds Angel Group dan CEO BioEnergy Planet), Kevil Langley (chairman Entrepreneurs Organization dan CEO Ellis Construction), John May (pendiri Angel Capital Association of America), Loretta McCarthy (Managing Director Golden Seeds), Shoba Purusthanam (pendiri Training Ventures), Jonathan Smith (pendiri dan President Wave Dispersion Technologies), Faysal Sohail (Managing Director CMEA Capital) dan Naeem Zafar (Presiden dan CEO Bitzer Mobile).
Menurut Chris, mempertemukan wirausahawan Indonesia dengan wirausahawan dari negara lain dapat mengembangkan kewirausahawan di Indonesia. Inilah yang menjadi perhatian GEPI dalam memberikan perspektif global bagi wirausahawan muda Indonesia. “Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki semangat yang sama dalam pengembangan kewirausahawan di Indonesia yang saat ini menjadi salah satu tulang punggung bagi pertumbuhan ekonomi Tanah Air,” kata Chris Kanter.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.