Indocement Lakukan Buy Back Terhadap Hutangnya
Dia menjelaskan, dengan debt buy back ini, maka posisi utang perseroan berkurang lebih dari 50% dibanding posisi tahun 2001 yang sebesar US$ 1 miliar lebih. Saat ini, utang perseroan tinggal menjadi sebesar US$ 495,1 juta. Menurutnya, transaksi ini sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian restrukturisasi utang dengan para kreditur.
Pada kesempatan yang sama, Ria juga menjelaskan bahwa per September 2004, total utang perseroan dalam rupiah mencapai Rp 5,58 triliun, laba bersih sebesar Rp 182,96 miliar dengan pendapatan Rp 3,4 triliun serta total aset Rp 10,36 triliun.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.