Isu Kelangkaan BBM Memperlemah Kepercayaan Konsumen
Konsumen mengintepretasikan fenomena kelangkaan BBM dan dampaknya terhadap lonjakan harga ritel BBM di beberapa daerah tertentu sebagai pertanda kemungkinan dinaikkannya kembali harga BBM oleh Pemerintah. Ini, tentunya, berdampak negatif bagi kesejahteraan mereka. Umumnya, tak seorang pun yang senang mengeluarkan uang lebih banyak untuk jumlah barang yang sama. Dengan kata lain, konsumen tak akan senang bisa daya belinya tererosi.
Isu kelangkaan BBM membuat konsumen harus berjuan untuk antre BBM. Selain itu, mereka juga membeli lebih banyak BBM karena timbulnya isu bahwa Pemerintah akan menaikkan kembali harga BBM akibat memburuknya kondisi fiskal. Terlepas dari kebenaran isu tersebut, kelangkaan BBM telah memukul kepercayaan konsumen yang berdampak negatif bagi prospek ekonomi di semester kedua.
Masyarakat juga mengkhawatirkan kemungkinan kenaikan harga akibat penyesuaian harga BBM. Dan, di tengah-tengah berita negatif tetang busung lapar di beberapa pedesaan, sulit untuk mengharapkan timbulnya optimisme yang berlebihan. Seiring dengan meningkatkan kekhawatiran tersebut, proporsi konsumen yang berencana membeli barang tahan lama (durable goods) turun dari 26,2% menjadi 22,0%, sedangkan kepercayaan konsumen terhadap Pemerintah juga melemah.
Akan tetapi, tidak berarti dengan turunnya kepercayan konsumen tersebut, perekonomian akan mengerut karena penurunan tersebut hanya refleksi dari persoalan fiskal yang ditimbulkan oleh lonjakan harga minyak dunia.
Penuruan kepercayaan konsumen juga bukan berarti akan terjadi berbagai peristiwa ekonomi yang berarti pada semester II 2005. Sebab, menurut Stefanus P.Susanto, Kepala DRI, dalam siaran persnya, rasanya terlalu prematur untuk menarik kesimpulan yang akurat dari hanya dengan memperhatikan masalah terganggunya pasokan BBM tersebut.
Sebaliknya, peningkatan kepercayaan terhadap keadaan ekonomi pada bulan Juni dapat menjadi pemicu perbaikan prospek ekonomi pada semester kedua tahun ini. Hanya saja, dengan cacatan, Pemerintah mampu secara efektif menanggulangi kelangkaan BBM tersebut sehingga tidak mengganggu proses pemulihan ekonomi. Pada saat yang sama, lanjut Stefanus, Pemerintah juga harus mampu menjaga keamanan dan melanjutkan upaya penegakan hukum, sehingga rakyat dapat hidup dengan nyaman.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.