Kepercayaan Terhadap Pemerintah Capai Posisi Tertinggi

Kepercayaan Terhadap Pemerintah Capai Posisi Tertinggi

Menurut Steve Susanto, Kepala DRI, masyarakat tampaknya menyadari bahwa laju pertumbuhan saat ini diperlukan waktu bagi penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan sosial. Terjadinya koreksi terhadap eforia yang terjadi bulan lalu merupakan dampak dari harapan yang terlalu berlebihan terhadap penciptaan lapangan pekerjaan dan peningkatan pendapatan rumah tangga.

Kesulitan dalam mencari pekerjaan dalam bulan Nopember, lanjutnya, rupanya telah menurunkan ekspektasi terhadap ketersediaan lapangan kerja dalam 6 bulan mendatang, sehingga indeks pun melorot 14,7% menjadi 51,5. Akibatnya, minat untuk membeli barang tahan lama (durable goods) dalam 6 bulan mendatang juga melemah secara signifikan di bulan November.

Namun demikian, konsumen masih tetap optimis terhadap prospek pemulihan ekonomi hingga Mei 2005. Sampai saat ini, jelas Steve, masyarakat tampaknya yakin bahwa perubahan dalam kepemimpinan nasional paling tidak akan mengubah Indonesia ke arah yang lebih baik.

Bukti dari keyakinan tersebut terlihat dari peningkatan Indeks Kepercayaan Terhadap Pemerintah (IKKP) yang melonjak 18,4% ke posisi tertinggi di level 153,2. Kelima komponen IKKP meningkat signifikan, di mana 3 di antaranya mencatat posisi tertinggi sepanjang sejarah survei IKK yang dilaksanakan oleh DRI. Lonjakan sentimen tertinggi terjadi pada indeks yang mengukur kemampuan pemerintah dalam menggairahkan ekonomi (naik 24,7%menjasi 155,9 –posisi tertinggi sejak September 2001). Menurut Steve, kenaikan indeks yang spektakuler tersebut mencerminkan ekspektasi publik terhadap pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk dapat menjalankan paradigma baru di negeri ini.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag