Laba Bersih Indofood Melonjak 48,3%
Meningkatnya penjualan bersih konsolidasi terutama oleh naiknya volume penjualan maupun jumlah penjualan divisi mi instan yang masing-masing sebesar 19% dan 17,6%. Kontribusi penjualan dari grup bisnis strategis Indofood adalah: produk konsumen bermerek 39% (termasuk mi instan), Bogasari 33%, minyak & lemak nabati 15% dan distribusi 13%.
Sebagai akibat dari sejumlah faktor, terutama dampak dari naiknya biaya bahan bakar pada akhir 2005, menyebabkan kenaikan biaya produksi dan biaya angkutan serta biaya bahan baku. Akibatnya, margin laba kotor maupun margin laba usaha mengalami penurunan menjadi masing-masing 21,9% (2005 sebesar 25,3%) dan 8,8% (2005: 11,2%).
Adapun aktiva perseroan pada kuartal I 2006 tidak mengalami perubahan yaitu berjumlah Rp 14,8 triliun. Sedangkan ekuitas mengalami sedikit kenaikan menjadi Rp 4,5 triliun (per 30 Desember 2005 Rp 4,3 triliun).
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.