Selama 09, Bank OCBC NISP berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 38%, menjadi Rp 435,9 miliar dari Rp 316,9 miliar. Kenaikan tersebut terutama didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 23%.
Dari sisi kredit, OCBC NISP juga membukukan kenaikan kredit sebesar 5% di tahun 2009 ketimbang tahun 2008. Selain itu, peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai 11% menjadi Rp 30,2 triliun dari Rp 27,1 triliun. Dari total DPK tahun 2009, sebesar 56,1% merupakan low cost funding yang meningkat dari 44,3% pada tahun 2008.
Dalam kesempatan tersebut, Parwati Suryjudaja, Presdir bank ini, mengungkapkan bahwa Bank OCBC NISP juga berencana untuk melepas 45% kepemilikannya di NISP Sekuritas, di mana hal tersebut telah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPSLB. â€Divestasi 45% saham Bank OCBC NISP di PT NISP Sekuritas kami lakukan sejalan dengan strategi kami untuk lebih fokus ke bisnis inti kami, yakni bisnis perbankan,” tuturnya.
Mengenai rencana bisnis OCBC NISP di tahun 2010 Parwati menjelaskan, â€Tahun ini kami berharap dapat tumbuh sekitar 20-30% dari sisi aset, kredit maupun Dana Pihak Ketiga (DPK). Untuk menunjang pertumbuhan itu kami akan melakukan peningkatan investasi guna memperkuat infrastruktur antara lain di bidang IT dan jaringan kantor serta ATM. Di samping itu, kami juga tengah melakukan berbagai upaya peningkatan efisiensi dan produktivitas. Salah satunya adalah melakukan review dan perbaikan proses internal. Sementara dari sisi pendapatan juga terus diupayakan untuk ditingkatkan, antara lain dengan pengembangan berbagai produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan para nasabah,†ia memaparkan.
Parwati menambahkan, di tahun 2010, Bank OCBC NISP juga akan terus meningkatkan efektivitas dan efisiensi internal disamping menjaga konsistensi peningkatan low cost funding-nya; dengan semakin agresif meluncurkan produk dan layanan yang sesuai kebutuhan nasabah.
