Home » Headline » Marina Bay Sands Menyasar Wisatawan Indonesia

Marina Bay Sands Menyasar Wisatawan Indonesia

 

Mulai April nanti industri resor di Indonesia harus waspada. Pasalnya, Marina Bay Sands, resor integrasi unik dan mewah di Singapura akan dibuka. Meskipun diperkirakan baru rampung 50%, targetnya untuk menjadi destinasi wisata terkemuka untuk turis dari Indonesia bisa saja segera menjadi kenyataan.

 

Presiden dan CEO Marina Bay Sands, Thomas Arasi, mengatakan bahwa Indonesia adalah satu pasar utama di Asia Tenggara. “Setiap tahunnya, lebih dari satu juta turis dari Indonesia yang datang ke Malaysia. Itu merupakan market yang besar,” ujarnya. Marina Bay Sands juga bekerja sama dengan Singapore Tourism Board perwakilan Indonesia untuk memasarkan tempat tujuan ini ke seluruh Indonesia.

 

Resor dengan luas lahan sebesar 15,5 hektar ini dilengkapi tiga hotel mewah dengan total 2.500 kamar, puncak atap Sands Sky Park dengan tinggi 200 meter di atas permukaan tanah dan menyajikan 360 derajat pemandangan Singapura, restoran-restoran chef selebriti, dua teater ultra modern yang salah satunya akan menampilkan pentas musikal Broadway di akhir tahun, pusat perbelanjaan mewah, Sands Expo and Convention Center yang dapat menampung 45.000 delegasi, museum yang akan menampilkan pameran-pameran bertaraf internasional, serta sebuah kasino.

 

Dipilihnya Singapura sebagai tempat membangun sebuah resor terintegrasi bukanlah tanpa alasan. “Singapura merupakan tempat tujuan wisata dan berbisnis. Itulah sebabnya kami memilih Singapura,” ujar Arasi. Meskipun di Singapura sudah terdapat resor-resor lain, Arasi menegaskan bahwa Marina Bay Sands memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan kompetitornya. “Kami memiliki dua buat teater, sebuah museum, pusat perbelanjaan dan sky park yang lebih besar, dan lokasi kami lebih dekat dari Changi Airport,” tuturnya.

 

Arasi yakin bahwa potensi pasar Marina Bay Sands sangat besar. “Saya sangat optimis terhadap market, tetapi saya tidak punya prediksi angka secara spesifik,” ungkapnya. Proyek dengan investasi sebesar US$5,5 miliar ini dikembangkan oleh Marina Bay Sands Pte. Ltd., anak perusahaan Las Vegas Sands Corp. (NYSE: LVS), yang merupakan perusahaan pengembangan properti terdepan di Asia dalam bidang resor terintegrasi papan atas serta pemimpin industri penyelenggaraan pertemuan, insentif, konvensi dan pameran (MICE) dari Amerika Serikat.

SHARE SOCIAL MEDIA


Tags: , ,
Category: Headline, Updates  |  Comment (RSS)  |  Trackback

One Comment

  1. Bambang says:

    Mestinya negara kita ijinkan buka casino dengan kontrol yg ketat. Melarang warga muslim/pribumi masuk casino, seperti peraturan yang dijalankan oleh negara tetangga kita Malaysia.

LEAVE A REPLY


nine + 4 =