NetApp Tunjuk Tom Georgens Sebagai CEO
Georgens, 49 tahun, telah menjabat sebagai president dan chief operating officer dan juga anggota jajaran direksi NetApp sejak February 2008. Dia bergabung dengan NetApp bulan Oktober 2005 sebagai executive vice president dan general manager of Enterprise Storage Systems dan menjadi executive vice president of Product Operations pada bulan January 2007.
“Saya merasa bersemangat untuk memimpin NetApp kedepan dimana industri TI sedang berada pada titik perubahan yang kritikal dan akan membuka kesempatan besar serta membawa tantangan yang tidak dapat dihindari. Kami berkomitmen untuk membawa kesuksesan bagi para pelanggan dan partner kami di lingkungan pasar yang kian berubah ini,†ujar Georgens.
Menurut Georgens, dalam waktu 15 tahun, NetApp, yang berangkat dari perusahaan dengan modal $14 juta dan 45 karyawan, telah menjadi pemimpin pasar networked storage dan data management yang diakui dengan pendapatan tahunan sebesar $3,4 miliar dan sekitar 8.000 karyawan di seluruh dunia. “Saya merasa tersanjung dapat mengikuti jejak langkah Dan. Dan juga telah membantu membentuk budaya perusahaan yang unik, yang membuat NetApp terus diakui sebagai tempat terbaik untuk bekerja,†tambahnya.
Sementara itu, Warmenhoven (58 tahun) akan tetap menjabat sebagai pimpinan jajaran direksi dan menjalankan posisi sebagai executive chairman, posisi yang baru dibentuk untuk membantu membangun dan memperluas hubungan dengan partner-partner strategis di seluruh dunia, termasuk beberapa partner key technology dan service provider.
“Melihat ke belakang, saya sangat bangga bahwa NetApp telah menempati posisi sebagai pemimpin di pasar storage dan sekarang saya akan mendukung Tom yang akan memimpin NetApp dan membawa perusahaan ini tumbuh lebih besar lagi di era baru industri teknologi informasi. Tom telah membuktikan kepemimpinannya dalam strategi pengembangan dan operasi sehari-hari,†ujar Warmenhoven.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.