Sadar dirinya tidak mungkin bekerja sendirian, mantan Country Manager IBM itu pun berfokus di tiga area untuk meningkatkan kinerja MI. Hal pertama yang dilakukan ketika bergabung adalah memperkuat timnya yang beranggota 30 orang. Kemudian melakukan mentoring dan coaching intensif agar anak buahnya merasakan suasana kekeluargaan dalam bekerja. Selain itu, anggota tim diberi kesempatan belajar yang seluas-luasnya untuk dirinya ataupun pihak lain. Kedua, Nina mempererat hubungan dengan pelanggan dengan cara menjadi penasihat terpercaya bagi klien. “Dalam situasi krisis, kami harus memberikan solusi yang cost effective agar pelanggan bisa meningkatkan daya saingnya,†ia berujar. Ketiga, mempererat kerja sama dengan 20 partner bisnis yang menjadi agen penjual produk-produk MI di Indonesia.
Hasilnya, meski enggan mengklaim, karena kontribusinya, selama dua tahun terakhir MI berturut-turut meraih predikat The Best Subsidiaries dari Microsoft pusat. “Itu mah kontribusi seluruh perusahaan,†ujar wanita yang suka bercanda dan sangat kental logat Sundanya itu. Kini, Nina mengaku sangat menikmati pekerjaannya sehingga belum terpikir untuk berganti haluan. “Saya suka di sini, saya bertemu dengan banyak pengambil keputusan dan dunianya bergerak sangat cepat, dinamis,†ujar fans klub sepak bola Persib Bandung itu.