Home » Updates » Notebook Pertama Dolby@ Home Theatre Notebook Pertama Dolby@ Home Theatre dari Acer

Notebook Pertama Dolby@ Home Theatre Notebook Pertama Dolby@ Home Theatre dari Acer

Aspire Gemstone memiliki bentuk yang membulat, sangat berbeda dari desain notebook pada umumnya yang lebih persegi. Menurut Jason Lim, Country Manager Acer Indonesia, untuk mendapatkan desain unik ini, tim Acer bekerja sama dengan BMW Group DesignWorks Amerika Serikat – yang juga merancang BMW Mini Cooper – untuk mempelajari tren desain. Hasil penelitian menemukan tiga fitur penting yang harus dipertimbangkan saat mendesain sebuah produk, yakni: warna dan bahan; pemasangan logo dan pemberian nama; serta bentuk.

Bersamaan dengan peluncuran Gemstone, juga dihadirkan notebook case eksklusif yang dirancang oleh 6 perancang busana ternama di Indonesia: Ronald V. Gaghana, Irsan, Tri Handoko, Priyo Oktaviano, Deden Siswanto, dan Barli Asmara.

Wini Angraeni.

Round Table KMI Ke-13

Organisasi Knowledge Management Indonesia (KMI) yang berdiri sejak 2004, pada 29 Juni 2007 menyelenggarakan round table yang ke-13 bermitra dengan Bank Niaga. Acara yang bertempat di Learning Centre Bank Niaga Gunung Geulis ini menghadirkan pembicara Bambang Ratmanto, VP Eksekutif Head Operasional & Administrasi Bank Niaga; Jos Luhukay, konsultan IndoConsult; dan Karlina Supelli, dosen Sekolah Tinggi Filsafat Driyakara.

Bambang menuturkan, implementasi KM di Bank Niaga yang mengantarkan bank ini berbenah diri dari corporate banking menjadi retail banking. Sebagai hasil implementasi KM, Bank Niaga telah berhasil meningkatkan portofolio ritel dari 30% (2002) menjadi 73% (2007); pangsa pasar 2% menjadi 4,79%; layer diubah dari 6 menjadi empat; pegawai front office dari hanya 40% menjadi 65%.

Siti Sumariyati.

Selasa, 10 Juli 2007

Smart Translator dari Mark-IT

PT Anugrah Trimitra Sejati, yang lebih populer dengan nama Mark-IT, meluncurkan Smart Translator, software penerjemah terbaru. Smart Translator mampu menerjemahkan dokumen dalam bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan sebaliknya secara tertulis. Selain itu, dengan teknologi text to speech, hasil terjemahannya bisa pula keluar dalam bentuk suara.

Pakar teknologi bahasa dari Institut Teknologi Bandung, Dr. Arry Akhmad Arman, mengatakan, gabungan teknologi penerjemah dan text to speech tersebut mempermudah pengguna Smart Translator dalam menerjemahkan dokumen. Arry merupakan pemimpin tim ahli informatika dan teknologi bahasa yang menjadi konsultan pengembangan software ini.

Menurut Rusli Suleiman, Direktur Mark-IT, produk seharga Rp 880 ribu/unit ini dibuat karena melihat kebutuhan masyarakat terhadap alat bantu penerjemah yang cepat dan akurat. “Terlebih dengan adanya perkembangan Internet yang sangat pesat, yang mana sebagian besar informasi tersedia dalam bahasa Inggris,” ujarnya. Pada acara peluncuran di Nakula Ballroom, Hotel Ibis itu Rusli menuturkan, pihaknya akan terus berinovasi menciptakan produk-produk teknologi informasi berkualitas tinggi untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam menghadapi era globalisasi.

Bernadeta Sih Pintarti.

Rabu, 11 Juli 2007

HSBC Perluas Jaringan ATM
via ATM Bersama

HSBC dan PT Artajasa Pembayaran Elektronis meresmikan kerja sama perluasan layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) antara HSBC dengan jaringan ATM Bersama. Melalui kerja sama ini, para nasabah HSBC dapat menikmati layanan ATM di lebih dari 11.200 mesin ATM Bersama yang tersebar di seluruh Indonesia. Rakesh Bhatia, CEO HSBC Indonesia, mengungkapkan, “Merupakan keinginan kami untuk selalu menyediakan layanan terbaik bagi para nasabah. Hal ini sangat penting, mengingat karakteristik nasabah – khususnya di wilayah perkotaan – yang mobilitasnya tinggi.”

Salah satu pertimbangan penting HSBC dalam kerja sama ini, luasnya jaringan ATM Bersama, yang dapat diakses dengan mudah di lebih dari 11.200 mesin yang tersebar di hampir setiap pusat perbelanjaan dan lokasi lainnya di seluruh Indonesia. “Bergabungnya HSBC dalam jaringan ATM Bersama merupakan wujud nyata Artajasa untuk menciptakan efisiensi nasional terutama di bidang pembelanjaan TI perbankan,” ujar Arya Damar, Dirut Artajasa.

Herning Banirestu.

Kamis, 12 Juli 2007

Oriflame Luncurkan Ecollagen

Persaingan di seputar perawatan kulit semakin ketat. Ini tampak nyata dengan kehadiran produk baru antikeriput dari Oriflame: Ecollagen. Ecollagen dipersepsikan sebagai produk untuk wanita dewasa yang ingin tampil prima dan berkelas. “Seiring bertambahnya usia, ditambah sering terkenanya sengatan matahari dan polusi serta gaya hidup yang tidak sehat, membuat kulit kendur dan kusam. Dan kami dari Oriflame berkomitmen menyediakan produk yang sesuai dengan kebutuhan itu,” ungkap Shita Laksmita, Manajer Pemasaran Oriflame Indonesia.

Produk ini menyatukan tiga peptide alami yang dapat bekerja bersinergi untuk mengembangkan Ecollagen. Ketiga peptide complex meliputi: yeast peptide (berfungsi meningkatkan produksi kolagen dan pembentukan kulit); wheat peptide (untuk meningkatkan sistem pertahanan alami kulit); dan white tea (terdiri dari bahan antibakteri, penyejuk dan antioksidan untuk memberikan hasil yang maksimal dan menakjubkan pada kulit).

Yuyun Manopol.

Senin, 16 Juli 2007

BNI Go Public yang Kedua

Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk. kembali ditawarkan ke masyarakat untuk kedua kalinya. Ada dua program: pertama, Secondary Public Offering atas saham negara RI di BNI maksimum 15%. Kedua, Rights Issue II maksimum 15%. Yang pasti, saat ini komposisi saham BNI sebesar 99,11% masih dikuasai pemerintah; dan 0,89% dimiliki masyarakat. Dirut BNI Sigit Pramono mengatakan, dana hasil rights issue akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan, persiapan penerapan Basel II dan mengembangkan usaha. “Diperkirakan bakal meraih dana sekitar Rp 4 triliun,” ujarnya.

Dengan aksi korporasi ini otomatis akan menurunkan kepemilikan saham pemerintah menjadi 73,26%, dan nilai totalnya diperkirakan terbesar dalam sejarah bursa saham di Indonesia. Bagi pemerintah, divestasi saham BNI ini akan menghasilkan penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Guna menyukseskan program privatisasi ini, manajemen BNI hendak road show ke luar negeri menjajaki investor asing, yakni ke beberapa negara Asia, Eropa dan Amerika Serikat, serta melakukan kegiatan pemasaran di 11 kota besar di Indonesia untuk meningkatkan minat investor dalam negeri.

Eva Martha Rahayu.

Rabu, 18 Juli 2007

Sampoerna SBM-ITB
Luncurkan KMSI

Sampoerna School of Business and Management-Institut Teknologi Bandung meluncurkan Knowledge Management Society Indonesia (KMSI). Ini merupakan komunitas para pemerhati ilmu pengetahuan di Indonesia yang berasal dari berbagai kalangan baik perguruan tinggi, pemerintah, lembaga swadaya masyarakat maupun pelaku bisnis. Komunitas ini bertujuan mengembangkan ilmu pengetahuan di Indonesia sebagai upaya memanfaatkan sumber daya manusia dan alam di Tanah Air. Salah satu target utama KMSI adalah membangun standar knowledge management beserta sertifikasinya.

“Adanya standar KM akan mempermudah proses komunikasi antara berbagai organisasi untuk mempercepat proses implementasi dan pengembangan pengetahuan yang dimiliki setiap lembaga,” ungkap Prof. Dr. Ir. Jann Hidajat Tjakraatmadja, yang juga ditunjuk sebagai Ketua Umum KMSI. Menurut Jann, berdirinya KMSI dilatarbelakangi keprihatinan atas hijrahnya para ahli Indonesia ke luar negeri. Alasan lain, pengetahuan yang dimiliki sebagian besar bangsa kita sudah kedaluwarsa. Karena itu, ia berharap inisiatif ini akan mendapat sambutan berbagai pihak di Tanah Air, terutama akademisi dan praktisi sebagai pemanfaat ilmu.

Firdanianty.

Dirham Card dari Danamon Syariah

PT Bank Danamon Indonesia Tbk. dan MasterCard meluncurkan Dirham Card. Ini merupakan kartu syariah pertama di Indonesia dengan penawaran unik, fungsionalitas dengan benefit sebagaimana kartu kredit konvensional, tapi hubungan antara pihak terkait dijalankan sesuai dengan prinsip syariah. “Keunikan Dirham Card terletak pada akad, yaitu istilah untuk kontrak atau skema transaksi yang digunakan. Yaitu bisa ijarah, kafalah atau qardh,” papar Hendarin Sukarmadji, Direktur Syariah Bank Danamon. Produk ini sengaja diluncurkan pada peringatan ulang tahun Bank Danamon ke-51, dan membuktikan keseriusan bank ini menggarap bisnis syariah.

Beberapa keuntungan yang ditawarakan Dirham Card: tidak menerapkan sistem bunga, melainkan berdasarkan prinsip ijarah. Penetapan harga kompetitif dan adil karena menerapkan perhitungan fee yang menghargai pembayaran parsial. Ada pengelolaan dana kebajikan (qardul hasan) yang didapat dari penyelenggaraan kartu syariah, seperti late payment fee yang disalurkan untuk aktivitas kedermawanan. Juga, memungkinkan penggunaan kartu untuk kebutuhan spiritual, seperti umrah atau wisata spiritual.

Eva Martha Rahayu.

BII Dukung Pengembangan UMKM

Untuk membantu pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), PT Bank Internasional Indonesia Tbk. (BII) bekerja sama dengan Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso Megapolitan Indonesia (Paguyuban Miso Indonesia). Kerja sama ini dikukuhkan dengan pembuatan kartu co-branding BII yang berfungsi sebagai kartu anggota sekaligus kartu debit/ATM. “Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk melakukan pemberdayaan pengusaha UMKM agar dapat menikmati jasa perbankan,” kata Sukatmo Padmosukarso, Direktur BII.

Selanjutnya, kerja sama ini hendak ditingkatkan dengan pembiayaan melalui koperasi. Penyaluran fasilitas UMKM melalui koperasi ini melengkapi penyaluran fasilitas sejenis yang sudah dilakukan BII melalui program Linkage dengan Bank Perkreditan Rakyat. Hingga akhir Juni 2007, jumlah BPR yang bernaung di bawah Linkage BII telah mencapai 80-an bank dengan total plafon awal Rp 637 miliar lebih, dan outstanding melebihi Rp 407 miliar. Paguyuban Miso telah terbentuk di 35 kota dan kabupaten di Jawa Tengah, Banten, Cianjur, Sukabumi dan Jabodetabek dengan jumlah anggota yang terdaftar sekitar 1.000 orang.

Dede Suryadi.

IM3 Hangout Bangeetss
Bersama Titi Kamal

Sebagai upaya pendekatan sekaligus apresiasi Indosat kepada pelanggan IM3 di wilayah Jabodetabek, Indosat Regional Jabotabek meluncurkan IM3 Hangout Bangeetss. Program ini memberikan hadiah one day hangout with Titi Kamal bagi 25 pelanggan yang membeli voucher atau kartu perdana Indosat, baik Mentari maupun IM3 di Galeri Indosat, sekolah, dan lokasi hangout lainnya. Selain membeli produk Indosat, pelanggan juga harus menempelkan stiker IM3 yang didapat dari galeri Indosat pada mobil atau motor, serta melakukan registrasi via SMS.

Dengan melakukan registrasi via SMS, pelanggan berkesempatan menjadi pemenang hangout bersama model iklan IM3 terbaru ini. ”Kegiatan semacam ini kami selenggarakan agar Indosat dapat mengenal lebih dekat para pelanggannya, terutama pelanggan IM3. Program ini sekaligus merupakan apresiasi kepada mereka yang sudah setia menjadi pelanggan Indosat,” Sony Teguh Trilaksono, Head Region Jabotabek IM3, menjelaskan. Pendaftaran program dibuka 14 Juli-5 September 2007. Ke-25 pemenang selain dimanjakan dengan fasilitas penginapan di hotel berbintang di Jakarta, akan memperoleh hadiah jalan-jalan satu hari bersama model iklan IM3, Titi Kamal, pada 8 September 2007 dan hangout bersamanya, talk show di salah satu radio, dan makan malam di hotel berbintang.

Firdanianty.

Kamis, 19 Juli 2007

WOM Finance
Targetkan Pembiayaan Rp 4,5 Triliun

RUPSLB PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOM Finance) memutuskan pergantian dirut, dengan mengangkat Suwandi Wiratno menggantikan Benny Wennas yang telah 10 tahun memimpin WOM Finance. Sebelumnya, Suwandi adalah Wapresdir WOM Finance. Di tengah ketatnya persaingan bisnis pembiayaan sepeda motor, Suwandi menargetkan pembiayaan WOM Finance sekitar Rp 4,5 triliun. “Kami optimistis target itu akan tercapai, meskipun hingga semester pertama tahun ini, dari target unit, baru mencapai 42%,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga akhir tahun ini WOM Finance menargetkan membiayai sekitar 450 ribu unit kendaraan dari berbagai merek. Dengan pencapaian 42% (189 ribu unit) pada semester I/2007, pembiayaan yang diakukan WOM Finance hingga semester I/2007 sekitar Rp 1,9 triliun. Untuk meningkatkan pelayanan nasabah, WOM Finance siap mengembangkan sistem teknologi informasi yang terintegrasi untuk 100 kantor cabang pemasaran di seluruh Indonesia secara online. Adapun untuk meningkatkan kualitas pembiayaan, WOM Finance menerapkan risk management yang komprehensif untuk menjaga agar tingkat pengembalian dana dari nasabah tetap baik dan meminimalkan kredit macet.

Darandono.

Sabtu, 7 Juli 2007

Dari Factory Outlet
ke Rumah Sosis

Pelopor factory outlet (FO) Fery Tristianto tergelitik untuk mengembangkan portofolio bisnisnya dengan merambah ladang bisnis di luar core business-nya. Bisnis resto ternyata menggelitik pemilik puluhan FO ini. Debut pertama dibesutnya dengan membuka Rumah Sosis. Bertempat di kawasan Lembang, Bandung, resto bertema eat-swim-play ini menempati areal seluas 3 ha. Konsep yang dikembangkannya sendiri sangat unik. Sesuai dengan nama yang diusungnya, resto ini menghidangkan aneka makanan berbahan baku sosis di samping tentunya aneka menu lainnya. Di Rumah Sosis, Fery pun menyediakan sosis mentah dengan beragam ukuran untuk dibawa pulang.

Ide mendirikan Rumah Sosis memang terbersit dari keinginannya menyediakan sosis yang lebih berkualitas, tanpa pewarna, pengawet, dan lapisan pembungkus yang bisa dimakan agar lebih aman dan sehat. Untuk sosisnya sendiri, ia mendapat pasokan dari rekan bisnisnya yang memang berkecimpung di bisnis makanan. Rencana ke depan, di belakang resto yang didesain ala lesehan – di samping meja dan kursi – akan dibuat pabrik pembuatan sosis, sehingga para pengunjung bisa langsung melihat proses produksinya. Fery optimistis, bisnis barunya ini bakal menggelinding seperti juga FO-nya. Dengan investasi Rp 1,4 miliar – di luar tanah – ia yakin, Rumah Sosis akan mendapat respons bagus, paling tidak target 800 kg-1 ton per bulan terealisasi.

Henni T. Soelaeman.

KILAS (tambahan), 16/2007
Fiat: KMD/Ira (Jumat, 20/7)

FIN Logistics Ubah Logo

Memasuki usia 30 tahun sebagai pelaku bisnis freight forwader di Indonesia, PT Fajar Insan Nusantara – disebut FIN Logistics – melakukan perubahan logo. “Sekarang tampilan lebih dinamis. Ini menandakan semangat muda yang tetap menyala di usia yang semakin tua,” ujar pendiri FIN Logistics, Soedjarwo Sudarmo. Di bawah logo tercantum slogan citra: A Company with Proper ATTITUDE.

Soedjarwo menjelaskan, kata ATTITUDE sengaja ditulis dengan huruf kapital, sebab keunggulan sikap inilah yang hendak ditonjolkan sebagai pembeda dari perusahaan kompetitor. Selain itu, dimaksudkan pula sebagai janji dan komitmen FIN Logistics kepada para pelanggannya. Dengan begitu, melalui logo baru ini diharapkan terbangun komitmen baru.

Selain perubahan logo, FIN Logistics juga melakukan pergantian kepemimpinan. Soedjarwo menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada putra mahkotanya: Andrianto Soedjarwo. Di bawah Andrianto, FIN telah mencanangkan program Dengan 2E Kita Tingkatkan Daya Saing – 2E singkatan dari efisien dan efektif.

A. Mohammad B.S.

Be Sociable, Share!
Category: Updates  |  Comment (RSS)  |  Trackback

LEAVE A REPLY


9 - = seven