Home » Updates » Oto Multiartha Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun

Oto Multiartha Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun

 

Untuk membiayai kendaraan bermotor roda empat dan modal kerja, PT Oto Multiartha berencana menerbitkan Obligasi Oto Multiartha VII Tahun 2010 dengan target senilai Rp 1 triliun. “Obligasi ini mendapat rating AA- dari lembaga pemeringkat Pefindo,” kata Yosuke Unigame, Presiden Direktur PT Oto Multiartha,

 

Obligasi PT Oto Multiartha VII ini memiliki kupon bunga dengan tingkat bunga tetap terdiri dari empat seri, yaitu seri A berjangka waktu 370 hari, seri B berjangka waktu 24 bulan, seri C berjangka waktu 36 bulan dan seri D berjangka waktu 48 bulan.

 

Tingkat kupon bunga obligasi seri A mengacu pada FR16 ditambah 110 hingga 150 basis poin atau sekitar 8,05 – 8,45%; obligasi seri B mengacu FR 18 dengan premi 110 hingga 160 basis poin atau sekitar 8,4% – 8,9%; obligasi seri C mengacu FR 19 dengan spread 125 hingga 250 basis poin atau sekitar 8,95 – 10,2% dan FR 51 dengan spread 150 hingga 200 basis poin atau sekitar 9,62 – 10,62%.

 

Pembayaran kupon akan dilakukan setiap tiga bulan. Jaminan piutang pembiayaan konsumen dengan nilai jaminan tidak kurang dari 60% dari nilai pokok obligasi yang terutang.

 

Rencananya, obligasi ini akan ditawarkan ke sejumlah investor institusi seperti perbankan, asuransi dan dana pensiun. Dan bertindak sebagai penjamin emisi adalah PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT HSBC Securities Indonesia dan PT Standard Chartered Securities Indonesia.

 

Sepanjang 2009, perusahaan yang telah memiliki 47 jaringan pemasaran di hampir seluruh kota besar di seluruh Indonesia ini mencetak  kinerja keuangan positif. Per Desember tahun 2009, PT Oto Multiartha berhasil menyalurkan pembiayaan senilai Rp 7, 995 triliun atau naik hampir sebesar 10% penjualannya dibanding tahun sebelumnya.

 

Dengan hasil tersebut, pada tahun 2009 Oto Multiartha berhasil membukukan laba bersih Rp 464 miliar atau naik 15 % dibandingkan tahun 2008. Sementara pendapatan mencapai Rp 2,119 triliun atau naikr 36% dibanding tahun 2008. Adapun ekuitas tahun 2009 tercatat Rp 2,281 triliun atau meningkat  14% dibanding tahun 2008, yaitu sebesar Rp1, 994 triliun.

 

Tahun 2010 Oto Multiartha akan meningkatkan target pembiayaan. Langkah ini seiring dengan proyeksi pertumbuhan industri pembiayaan nasional dan penjualan mobil pada awal tahun 2010. Dengan dukungan  Sumitomo Corporation Jepang sebagai pemegang saham terbesar, perseroan optimis mampu untuk mencapai target yang telah ditetapkan untuk tahun 2010 ini.

Be Sociable, Share!
Tags: ,
Category: Updates  |  Comment (RSS)  |  Trackback

LEAVE A REPLY


- 4 = one