Outlook Stabil, Bank International Indonesia Raih 'AAA'

Outlook Stabil, Bank International Indonesia Raih 'AAA'

Fitch Ratings menetapkan Issuer Default Rating (IDR) jangka panjang PT Bank International Indonesia Tbk (BII) di posisi ‘BB+’ dengan outlook positif. Selain itu, peringkat national long-term meraih nilai ‘AAA’ dengan outlook stabil.

IDR dan peringkat national long-term milik BII itu merefleksikan dukungan yang kuat dari induk bank mereka yang juga mendapatkan peringkat tinggi, Malayan Banking Berhard (Maybank) yaitu ‘A-‘. Rating viabilitas itu merefleksikan posisi keuangan moderat bank dalam lingkup kualitas aset, profitabilitas dan modal. Apalagi, rencana jangka panjang Maybank adalah mengembangkan BII menjadi salah satu platform kunci pertumbuhan regional mengingat tingginya potensi pertumbuhan Indonesia.

Di sisi lain, Maybank kini memang sedang dalam proses mengirim ahli manajemen risiko dan IT ke BII. Kedua bank tengah bersinergi bisnis dalam lingkup pasar global / treasury, aktivitas perbankan korporat, perbankan syariah, human capital dan manajemen risiko. Keberadaan kebijakan kredit yang ketat, manajemen risiko yang kuat dan pemantauan ketat atas portofolio utang membuat kualitas aset menguat. Ini terlihat dari angka NPL menurun menjadi 2,4% dari total pinjaman, sebelumnya di 2010 berada di posisi 3,1%.

Namun, BII tetap menghadapi tantangan untuk mengelola kualitas aset di anak perusahaan mereka, WIM Finance yang mendapat peringkat ‘AA’. Net Interest Margin (NIM) BII menurun jadi 5,1% dalam laporan terakhir, dari 5,5% di 2010. hal ini disebabkan persaingan yang ketat di ranah deposito dan pinjaman. Keuntungan dari bisnis automobile dan core banking di bawah cakupan BII Finance pun meingkat. Return on assets (ROA) sedikit meningkat menjadi 0,9%, sebelumnya 0,7%. ROA milik BII tergolong kecil dibandingkan dengan rata-rata industri sebesar 3%.

Maybank telah mendukung BII melalui terbitan sub-utang di kuartal kedua 2011 sehingga meningkatkan total modal terakir dengan CAR sebesar 13,06% di semester pertama 2011, berbanding dengan 12,5% di 2010. Dengan pertumbuhan kredit yang diperkirakan meningkat pesat dalam kurun tiga tahun ke depan sehingga memberikan tekanan cukup besar bagi modal bank, Fitch mengharapkan BII dapat bertahan dengan CAR sesuai persyaratan minimum Bank Indonesia.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag