Sejalan dengan kebijakan Pertamina menaikkan harga BBM industri pada Agustus dan September, beban peningkatan biaya yang ditanggung perusahaan tampaknya terus mengalami kenaikan. Suku bunga yang mulai merangkak naik menyebabkan peningkatan beban pembayaran utang dan pelemahan rupiah (yang mendorong kenaikan rugi valuta asing) juga meningkatkan beban perusahaan di Indonesia.
Akibatnya, Indeks Sentimen Bisnis (ISB) melemah tipis pada survei Agustus- September 2005, yakni turun 0,6% menjadi 115,0 –posisi terendah sejak September 2004. Kedua komponen ISB (Indeks Situasi Sekarang) dan Indeks Ekspektasi (IE) masing-masing melemah sebesar 0,6% di mana ISS turun menjadi 108,3, sedangkan IE turun menjadi 121,8.
Kendati kondisi bisnis semakin sulit, para CEO belum kehilangan kepercayaan kepada Pemerintah. Meski indeks kepercayaan bisnis terhadap pemerintah (IKBP) melemah tipis sebesar 0,3% menjadi 95,7 posisi tersebut masih sedikit lebih tinggi dari posisinya di awal tahun.
