Patricia Tedjasendjaja
Konsumen sekarang di mata lulusan Teknik Industri Universitas Trisakti ini, tidak hanya berpikir tentang tarif, melainkan bagaimana aktivitas mereka bisa didukung dengan servis yang disediakan operator seluler. VAS, tambahnya, bukan hanya dianggap sebagai fasilitas pelengkap, tapi bisa menjadi additional revenue bagi operator itu sendiri, contohnya ring back tone. Sebagai pendatang baru, ia harus berpikir bagaimana menciptakan sesuatu yang unik, berbeda dari yang sudah ada. Masih banyak orang berpikir jika menggunakan VAS cenderung mahal. Untuk itu, ia membikin value pack berupa paket hemat.
Tahun lalu diluncurkanlah value pack Transformes yang terdiri dari ring tone, picture dan game dengan tarif Rp 5 ribu. Kemudian, pihaknya meluncurkan pula Musik Sepuasnya, yang artinya pelanggan membeli paket artis. Program terbaru yang diluncurkan VAS berupa Yahoo Messenger. “Kami melihat demand-nya ada, dan belum ada operator lain yang menggarap secara serius,†ujar Patricia yang bergabung dengan Hutchison mulai tahun 2005. Sebelumnya, penikmat film misteri ini sempat merentas karier di PT Exelcomindo Pratama dan PT Coca-Cola Amatil Indonesia.
Moh. Husni Mubarak.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.