Pendapatan SAP Indonesia 2005 Tumbuh 25%
Untuk kawasan Asia Pasifik (termasuk Jepang), SAP mengalami pertumbuhan sebesar 25% menjadi 363 juta euro pada tahun 2005, dari 289 juta euro pada tahun 2004. Krish mengatakan, pada tahun 2005 pihaknya mencatatkan 1.500 pelanggan baru di kawasan Asia Pasifik. “Itu artinya ada enam pelanggan baru per satu hari kerja,” ujarnya.
Asia Pasifik merupakan kawasan yang sangat penting bagi SAP. Krish mengatakan, dari tahun ke tahun kawasan ini terus memberikan kontribusi positif terhadap SAP. Bahkan, peningkatan jumlah pelanggannya selalu berada pada angka 50% dalam 2 tahun terakhir. Hal ini membuat SAP optimis meraih peningkatan 3 kali lipat jumlah pelanggan hingga 2010. “Pertumbuhan Asia Pasifik juga didukung oleh keberhasilan pasar small and midsize enterprise (SME), yang menyumbang 50% dari total pendapatan SAP di Asia Pasifik,” ia menambahkan.
Untuk pasar SME, SAP mengumumkan ketersediaan SME Solution Center yang diperkuat SAP Best Practices. Paket layanan ini ditawarkan dengan berbasis metodelogi implementasi Accelerated SAP (ASAP), guna mengurangi waktu implementasi dan menurunkan total biaya kepemilikan.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.