Riau Airlines Targetkan Laba Rp 750 Juta

Riau Airlines Targetkan Laba Rp 750 Juta

Menurut Heru, keuntungan itu akan diperoleh dari berbagai usaha bisnis yang akan dijalankan, antara lain, melalui kerja sama yang akan dilakukan dengan rumah sakit di Melaka dan penambahan satu pesawat lagi jenis Cassa 212-200. Dan, diharapkan dalam tahun-tahun berikutnya keuntungan perusahaan ini akan terus meningkat.

Walau begitu, diakui Heru, sejauh ini RAL masih merugi. Meski telah berhasil menekan biaya operasional (total operating cost/TOC) dari UIS$ 1.656/jam terbang menjadi US$ 1.293, namun perusahaan ini masih tetap merugi sekitar Rp 5 miliar lebih pada 2003 dengan satu pesawat. Tahun berikutnya kerugian ini meningkat menjadi Rp 6 miliar lebih dengan dua pesawat yang beroperasi.

Membengkaknya jumlah kerugian tersebut sebagai akibat terjadi kerusakan engine pesawat PK-RAS yang menyebabkan timbulnya biaya perbaikan sebesar Rp 2 miliar. Juga, disebabkan adanya opportunity lost (hilangnya kesempatan bisnis) dengan hanya beroperasinya satu pesawat selama dua bulan sebesar Rp 2 miliar dan adanya kerusakan ACM untuk pesawat yang sama dengan menelan biaya sebesar US$ 47 ribu.

Akibat kerugian tersebut, RAL harus rela kehilangan modal dasar yang menjadi bagian dari kekayaan perusahaan sebesar Rp 3 miliar. Sehingga kini modal dasar RAL tinggal Rp 20 miliar, dari modal dasar yang dimiliki perusahaan ini sejak beroperasi 2003 lalu sekitar Rp 23 miliar.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag