Rini Wulandari
Penggemar main tenis dan fotografi ini memiliki beberapa strategi untuk mendatangkan tamu. Antara lain, menggagas dan mengemas sejumlah program seperti Paket SARS (summer and rain session) dan Anniversary Packaging, sembari terus membuat variasi menu makanan. “Hasilnya cukup memuaskan. Tingkat okupansi mencapai 70%,” ujar Rini.
Meski tak menuntut ilmu perhotelan, lajang kelahiran Manado, 29 Juni 1974 ini menggeluti bidang tersebut. Lulusan Jurusan Hubungan Internasional Universitas Parahyangan, Bandung ini mengawali kariernya selama dua tahun sebagai staf hingga Senior Guest Relations Hotel Sangri-La. Ia juga sempat berkarier sebagai Eksekutif Pemasaran dan Penjualan Orchid Garden Hotel, Brunei Darussalam, dan Manajer Penjualan Park Lane. Pertengahan 2001 ia bergabung dengan HGM sebagai Manajer Senior Penjualan. “Di perhotelan, tantangannya selalu ada sehingga kita tidak merasa jenuh,” ungkap putri ke-4 dari lima bersaudara yang bercita-cita menjadi fotografer independen pascapensiun kelak.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.