Selama 2004 Kredit UMKM Capai Rp 72,03 Triliun

Selama 2004 Kredit UMKM Capai Rp 72,03 Triliun

“Ini merupakan hal yang sangat menggembirakan, sekaligus menunjukkan indikasi perbankan mulai menilai UMKM sebagai bisnis yang potensial. Kondisi ini diharapkan dapat terus berkembang,” ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Maulana Ibrahim.

Berdasarkan kelompok bank, penyaluran kredit UMKM terbesar dilakukan oleh kelompok bank swasta nasional devisa (41,7%), diikuti oleh bank BUMN (35,7%). Sementara itu, portofolio kredit terbesar ada pada kredit mikro (kredit sampai dengan Rp 50 juta) dan kredit kecil (Rp 50 juta-Rp 500 juta) yang mencapai 70,8%.

Non performing loans (NPLs) kredit UMKM lebih kecil dibandingkan dengan NPLs total kredit perbankan, dan menunjukkan kecenderungan mengalami perbaikan dari tahun sebelumnya. Tahun 2004, NPLs UMKM hanya 3,44%, lebih kecil dari tahun sebelumnya (4,3%). Sementara itu, NPLs kredit perbankan mencapai 4,5%(25,2 triliun). “Ini menunjukkan bahwa sektor UMKM memiliki performa kredit yang lebih baik dibandingkan sektor-sektor lainnya,” ujar Maulana

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag