Solo Tuan Rumah APMCHUD Ke-3
Â
Kota Solo akan menjadi tuan rumah penyelenggara konfernsi pembangunan perumahan dan perkotaan yang berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik (APMCHUD) ke-3 pada 22-24 Juli 2010. Konferensi ini bakal dihadiri 1.000 peserta terdiri dari pejabat senior dan menteri bidang perumahan dan pembangunan kota dari 68 negara di Asia Pasifik.
Â
Menteri Negara Perumahan Rakyat, Suharso Monoarfa, sebagai panitia pelaksana APMCHUD ke-3, mengungkapkan, mekanisme konsultatif untuk mempromosikan pembangunan perumahan dan perkotaan yang berkelanjutan di kawasan Pasifik. APMCHUD berfungsi sebagai forum jejaring untuk membahas tantangan perkotaaan pada tingkat regional sebagai dasar untuk penyusunan kebijakan dan strategi.
Â
Pertimbangan pembahasan permasalahan itu, menurut Suharso, akibat adanya kondisi urbanisasi besar-besaran dalam beberapa dekade terakhir. Bisa dikatakan separuh penduduk dunia terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Bahkan, dalam 50 tahun mendatang, 75% penduduk dunia akan bermukim di wilayah perkotaan. “Sebanyak 75% penduduk dunia akan tinggal di perkotaan. Lebih dari setengahnya akan tinggal di Asia Pasifik. Inilah pentingnya pengembangan kota berkelanjutan,”jelasnya.
Â
Nantinya, pertemuan tingkat internasional itu akan menghasilkan Deklarasi Solo yang berisi kerangka regional pemberdayaan masyarakat untuk urbanisasi berkelanjutan. Hal tersebut terkait dengan 58,6% penduduk Indonesia yang tinggal di Pulau Jawa yang hanya memiliki luas 7% dari total wilayah Indonesia.
Â
Sementara itu, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU dan Wakil ketua Pelaksana APMCHUD ke-3, Budi Yuwono, menjelaskan, pemberdayaan komunitas itu sangat penting bagi semua negara anggota untuk mencapai kesejahteraan kawasan Asia Pasifik di era globalisasi. “Indonesia telah mempromosikan pemberdayaan masyarakat dalam berbagai proyek perumahan perkotaan dan pedesaan serta air dan proyek sanitsi,” ia menguraikan.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.