Survei Danareksa: Konsumen Pesimis

Survei Danareksa: Konsumen Pesimis

Selain itu, berita-berita tentang kasus flu burung juga membuat konsumen resah, terutama mereka yang tinggal di Jakarta yang wilayahnya ditetapkan sebagai daerah KLB (keadaan luar biasa) setelah jumlah pasien yang diduga menderita flu burung mengalami lonjakan. Akibatnya, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) melorot 3,9% menjadi 89,5%, didorong oleh pelemahan Indeks Situasi Sekarang (IKK) sebesar 1,1% dan jatuhnya Indeks Ekspetasi (IE) sebesar 5,3%.

Dalam enam bulan mendatang, konsumen tampak kurang antusias dalam memandang prospek ekonomi lokal maupun nasional. Prospek kenaikan suku bunga sebagai dampak tingginya tekanan inflasi yang didorong oleh kenaikan BBM telah meningkatkan kekhawatiran konsumen akan terjadinya penurunan tingkat kesejahteraan mereka.

Sementara itu, rencana pembelian barang tahan lama (durable goods) juga terkoreksi. Konsumen umumnya khawatir terjadi peningkatan biaya hidup akibat tingginya harga BBM, sedangkan pendapatan mereka tidak mengalami perbaikan berarti karena sebagian besar perusahaan tidak serta merta menyesuaikan gaji karyawannya. Daya beli konsumen pun mengalami penurunan. Akibatnya, persentase konsumen yang berencana membeli barang tahan lama dalam enam bulan mendatang turun menjadi 19,6% di bulan September dari 21% (Agustus 2005).

Sebagai catatan, menurut DRI, angka persentase konsumen yang berencana membeli barang tahan lama belum pernah turun di bawah 20% sejak Mei 2004. Patut pula dicatat, minat pembelian untuk barang-barang tahan lama yang biasanya dibeli dengan kredit juga mengalami penurunan. Proporsi konsumen yang berencana membeli mobil turun dari 0,4% menjadi 0,2%, sedangkan proporsi konsumen yang berencana membeli tanah turun dari 1% menjadi 0,6%. Kenaikan suku bunga akan mendorong naiknya suku bunga pinjaman, yang berarti ongkos pembelian barang-barang yang biasanya dibeli dengan kredit pun menjadi lebih mahal.

Namun, hal yang cukup menggembirakan bagi pemerintahan Susilo B. Yudhoyono adalah kenyataan, konsumen masih yakin dengan kemampuan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi bangsa ini. Ini tercermin dari Indeks Kepercayaan Konsumen terhadap Pemerintah (IKPP) naik 3,8% menjadi 129,9 di bulan September. Konsumen kemungkinan besar menganggap persoalan kelangkaan BBM lebih sebagai persoalan eksternal yang tak dapat dihindari (akibat lonjakah harga minyak dunia), bukan karena lemahnya respon pemerintah. Konsumen mungkin menganggap pemerintah tidak memiliki pilihan lain menaikkan harga BBM, kendati kenaikan tersebut berdampak buruk bagi kesejahteraan mereka.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag