SWA dan Dunia Kampus
Lebih dari sekadar mitra. Bagi SWA, dunia pendidikan tinggi pastilah juga masa depan. Para mahasiswa yang kini menempuh studi, kelak setelah lulus akan berkarier di pelbagai lembaga, dan menjadi pelaku di bidang bisnis. Mereka bukan saja pasar masa depan bagi majalah ini, tetapi juga calon narasumber kami. Kalau selama ini SWA banyak mengangkat tokoh sukses di bidang bisnis, dalam beberapa tahun ke depan nama-nama itu bakal tergantikan oleh adik-adik dan anak-anak kita yang sekarang masih studi di perguruan tinggi.
Menyadari hal tersebut, kami menganggap perlu untuk menjalin interaksi dan komunikasi yang baik dengan kalangan pendidikan tinggi. Kami bersyukur karena beberapa kajian yang ditampilkan SWA sering dijadikan topik bahasan dalam perkuliahan di perguruan tinggi yang memiliki mata kuliah bisnis baik di jenjang S-1 maupun S-2. Kami juga beruntung karena tak jarang hasil survei SWA seperti IBBA, ICSA, GCG, dan SWA100 menjadi referensi mahasiswa dalam membuat karya ilmiah. Namun, kami menilai itu semua belumlah cukup.
Untuk itulah kami juga membuka pintu bagi kalangan perguruan tinggi ataupun mahasiswa yang ingin mengenal SWA dari dekat dengan berkunjung ke kantor redaksi. Alhamdulillah, animonya cukup banyak, bahkan karena keterbatasan ruang dan waktu, kami sering harus berulang kali mengatur jadwal. Kami juga memberi kesempatan kepada mahasiswa tingkat akhir yang ingin praktik kerja di bidang jurnalistik, perwajahan (layout), dan pemasaran, serta menyelenggarakan program lain seperti SWA Goes to Campus dan kerja sama dengan kampus dalam perkuliahan kewirausahaan (entrepreneurship).
Semua itu kami lakukan agar bisa selalu dekat dengan dunia kampus. Redaksi.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.