Tahun 2005, Excelcomindo Catat Rugi Bersih Rp 224,09 Miliar
Menurut laporan keuangan anak perusahaan Telekom Malaysia Berhad tersebut, peningkatan rugi bersih tersebut terutama akibat naiknya beban lain-lain perseroan yang berasal dari beban bunga, rugi selisih kurs dan lain-lain.
Sebenarnya, di tahun 2005, Excelcom berhasil meningkatkan pendapatan bersihnya, yaitu dari Rp 2,591 triliun pada 2004 menjadi Rp 3,059 triliun pada 2005. Namun, beban usaha dalam waktu yang sama naik dari Rp 1,928 triliun menjadi Rp 2,489 triliun. Dengan demikian, Excelcomindo masih membukukan laba usaha, meski turun dari Rp 662,401 miliar menjadi Rp 570,059 miliar.
Namun, beban lain-lain perseroan membengkak dari Rp 708,982 miliar menjadi Rp 883,286 miliar, sehingga rugi sebelum pajaknya bertambah dari Rp 46,581 miliar menjadi Rp 313,227 miliar.
Posisi kewajiban lancar perseroan per 31 Desember 2005 juga meningkat menjadi Rp 2,292 triliun dari periode sama tahun sebelumnya yang berjumlah Rp 895,864 miliar yang sebagian besar merupakan utang usaha kepada pihak ketiga dan pinjaman jangka pendek.
Perkembangan jumlah kewajiban lancar tersebut tampak tidak diimbangi oleh jumlah aktiva lancarnya yang hanya naik dari Rp 802,780 miliar menjadi Rp 1,371 triliun. Sementara itu,kewajiban jangka panjangnya berhasil ditekan dari semula Rp 4.548 triliun menjadi Rp 3,432 triliun.
Posisi kewajiban tidak lancar tersebut diimbangi oleh pertumbuhan jumlah ekuitasnya dari Rp 1,031 triliun menjadi Rp 3,629 triliun dan total aktiva dari semula Rp 6,474 triliun menjadi Rp 9,354 triliun.
Per 31 Januari 2006 komposisi kepemilikan saham Excelcomindo adalah 56,92 % dikuasai oleh Indocel Holding Sdn Bhd Malaysia, Khazanah Nasional Berhad Malaysia (16,81 %), PT Telekomindo Primabhakti (15,97 %), AIF (Indonesia) Limited (10,14 %) dan sisanya dikuasai publik.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.