Home » Updates » Targetkan Aset 10 Triliun di 2010, Bumiputera Genjot Pasar Kartu Kredit

Targetkan Aset 10 Triliun di 2010, Bumiputera Genjot Pasar Kartu Kredit

ICB Bumiputera tahun ini akan serius menggarap pasar kartu kreditnya. Dengan total jumlah kartu hampir mencapai 100 ribu pada akhir tahun lalu, tahun ini Bumiputera targetkan pertumbuhan kartu kredit menjadi double atau naik 100%. Sebenarnya bisnis kartu kredit Bumiputera sudah ada sejak 2005, namun mulai efektif berjalan sejak setahun lalu. Pertumbuhan di 2009 sendiri mencapai 300%.

“Kami masih pemula di bisnis credit card. Jadi kami akan lakukan usaha apapun untuk meningkatkan pangsa pasar kami,” ujar Vice President Credit Card Group Head Bank ICB Bumiputera, Eka Elisa saat media gathering di Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (19/2). Rata-rata transaksi kartu kredit tahun lalu sebesar Rp 2 juta/kartu.

Salah satu strategi dalam bersaing dengan market share produk sejenis adalah memberikan perlindungan asuransi rawat inap sebagai bentuk layanan gratis bagi pengguna kartu kredit Bumiputera. Program tersebut baru saja diluncurkan pada Februari ini. Pengguna kartu kredit Bumiputera mendapatkan asuransi rumah sakit berupa penggantian ongkos rawat inap selama sebulan. “Besarnya tergantung jenis kartunya,” Eka menjelaskan.

Selain layanan asuransi, Bumiputera menggelar program Funtastic Offer. Program tersebut memberikan penawaran istimewa untuk para pemegang kartu kredit ICB Bumiputera. Adapun untuk program ini diadakan setiap tiga bulan sekali dan untuk mengikutinya para pemegang kartu tidak dikenakan syarat apapun.

Sampai saat ini mayoritas kartu kredit ICB Bumiputera yang digunakan oleh konsumen adalah jenis Gold. “Kami memang mengarah pada pasar menengah karena kondisinya relatif stabil,” ungkap Eka. Ditambahkannya pula, jumlah pemilik kartu jenis Gold mencapai 60 %.

Dalam lima tahun mendatang, Bumiputera memiliki visi untuk menuju ke premier retail bank. Itulah sebabnya, selain kartu kredit, Bumiputera juga fokus kepada sektor microfinance, misalnya dengan membuka outlet tambahan pada tahun ini. Adapun komposisi bisnis dalam perusahaan untuk mikro dan konsumer sebesar 70%, dan komersial sebesar 30%.

Be Sociable, Share!
Tags: ,
Category: Updates  |  Comment (RSS)  |  Trackback

LEAVE A REPLY


+ 1 = eight