Tertarik dengan bisnis ini, ia bersama tiga temannya mendirikan perusahaan yang sama, PT Carisma Sentra Persada, pada 2001. Januari 2005, ia bersama satu rekan bisnis mendirikan Sealand Logistics (PT Sealand Logistics Services) dengan modal Rp 1,5 miliar. Ayah seorang putri kelahiran Palembang, 19 April 1974, yang bertindak sebagai presiden direktur ini optimistis, peluang masih terbuka lebar meski risikonya juga tak kalah besar. Selain memberikan keuntungan besar, “Dunia shipping juga mendekatkan diri saya dengan Allah. Karena bisnis ini sangat bergantung pada cuaca. Saya pernah tidak melakukan aktivitas dua hari berturut-turut karena hujan,†ujarnya.
Terobosan yang dilakukannya berbeda dari kompetitor, yaitu menyediakan fasilitas mesin pengantongan pada April 2005, investasinya senilai Rp 1,4 miliar untuk membeli dua mesin pengantongan. Ia berencana menambah 2-4 mesin lagi tahun ini. Bahkan, tahun ini pula, ia akan merambah bisnis batu bara. “Saya juga ingin mengikuti tender pengiriman bahan tambang PT Newmont yang di Nusa Tenggara karena sangat menguntungkan,†katanya. Kliennya, antara lain, Pupuk Kaltim, Pupuk Sriwidjaya dan PT Bangun Sukses (distributor Indocement).