Telkom Akan Bangun Sendiri Jaringan Telekomunikasi
“Kontrak dengan SingTel selesai 2010. Setelah itu, setiap pembangunan jaringan telekomunikasi di dua Divre tersebut akan dilakukan Telkom sendiri,” ucap Direktur Bisnis Jaringan Telkom Abdul Haris.
Abdul menjelaskan, prinsip dasar kerja sama tersebut melalui pola bagi hasil dari total revenue setelah dikurangi biaya operasional per satuan sambungan telepon (SST). Komposisi pembagian masing-masing 80% investor, 10% PT Bukaka SingTel sebagai mitra KSO, dan 10% untuk Telkom. Jaringan serat optik yang dibangun, yakni lintas Sulawesi, Kalimantan, Batam, hingga Jawa.
Terkait dengan pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang ditawarkan kepada investor senilai US$ 800 juta, lanjut Harris, hingga kini pihaknya belum memutuskan. Artinya, apakah nanti akan ikut melakukan investasi di pembangunan backbone ring yang mengelilingi Indonesia sepanjang 30 ribu kilometer itu atau tidak. “Kita belum mengetahui perkembangannya seperti apa,” ungkapnya.
Rencananya, pemerintah sendiri akan menenderkan proyek tersebut pada Maret 2005. Pemerintah juga akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada calon investor, mengingat nilai yang ditawarkan cukup besar.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.