Thailand Banjir, Investor Jepang Lirik Indonesia

Thailand Banjir, Investor Jepang Lirik Indonesia

Perusahaan Jepang selaku investor asing terbesar Thailand tampaknya melirik Indonesia dan Vietnam untuk membangun pabrik di kawasan Asia Tenggara. Pasalnya, banjir terparah sepanjang sejarah di Thailand dapat mengganggu produksi global. “Para eksekutif (Jepang) menyadari risiko utama setelah banjir,” kata Takahiro Sekido, Chief Japan Economist di Credit Agricole CIB. “Tren terbaru untuk mempercepat investasi di Thailand tampaknya mendingin, meskipun ada fakta bahwa Thailand memang tujuan (investasi) yang ideal.”

Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, mengusulkan dana 130 miliar baht (US$ 4,2 miliar) untuk rekonstruksi maupun langkah-langkah mencegah banjir di masa depan. Shinawatra tampaknya berkeras untuk meyakinkan investor bahwa Thailand tetaplah menjadi kawasan yang aman untuk berbisnis. Wajar bila Shinawatra terlihat ‘ketakutan’. Pasalnya, Pioneer Corp, Honda Motor Co dan Toyota Motor Corp membatalkan proyeksi laba akibat pabrik yang ditutup karena banjir.

Bencana banjir Thailand mengguncang rantai pasokan produsen otomotif maupun perangkat elektronik Jepang secara global. Honda sempat menyebutkan bahwa perusahaan tetap akan mengurangi produksi di pabrik Amerika Serikat dan Kanada hingga 30 November dan akan beroperasi normal pada 1 Desember setelah pemulihan produksi spare part di Thailand. Mereka juga terpaksa memangkas produksi di Amerika Utara karena terhentinya pasokan produksi beberapa pabrik di Asia Tenggara.

“Saat ini, kami tidak dapat mengumumkan apapun sebelum 2 Desember,” ujar Ed Miller, juru bicara Honda yang berbasis di Detroit. Chief Financial Officer Fumihiko Ike sempat mengatakan bahwa ia berharap pemerintah Thailand akan meningkatkan infrastruktur, termasuk sistem drainase air. Perusahaan berencana untuk mengelola produksi secara fleksibel di beberapa pabrik di negara-negara tetangga.

“Kami mengakui perlunya mempertimbangkan diversifikasi investasi di beberapa negara lain, selain Thailand, di masa depan,” kata juru bicara Pioneer Corp, Hiromitsu Kimura. Sepuluh anggota ASEAN menargetkan 2015 sebagai waktu pembangunan zona ekonomi single-market, layaknya Uni Eropa, tanpa mata uang bersama. Jepang menjadi investor terbesar di Asia dalam kurun 2008-2010, melampaui Amerika Serikat, berdasarkan data ASEAN.

Indonesia dan Vietnam menjadi dua negara yang menarik perhatian investor asing dibandingkan Thailand, tahun lalau, ujar ekonom Tohru Nishihama dari Dai-Ichi Life Research Institute Inc, berdasarkan keterangan Bloomberg. “Indonesia memiliki populasi besar dan permintaan domestik yang cukup kuat. Sementara itu, populasi Vietnam terus meningkat,” kata Tohru lagi.

Indonesia mengimpor sekitar 200 ribu kendaraan dari Thailand setiap tahun. Beberapa pabrik ditutup sementara karena kekurangan suku cadang yang disebabkan banjir Thailand, berdasarkan data Asosiasi Industri Otomotif Indonesia. Meskipun begitu, Indonesia selaku kawasan ekonomi terbesar di Asia Tenggara harus segera memperbaiki infrastruktur yang meliputi jalanan, listrik, pelabuhan dan bandara.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag