Triwulan III-2006, Kinerja Bank Mandiri Relatif Stagnan

Triwulan III-2006, Kinerja Bank Mandiri Relatif Stagnan

Pahala Mansyuri, Executive Vice President Coodinator Bank Mandiri, menyebutkan bahwa penurunan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan provisi dari Rp 2,253 triliun pada triwulan III-2005 menjadi Rp 2,938 triliun. “Sebab utama penurunan laba bersih adalah peningkatan biaya provisi. Namun bisa diimbangi oleh peningkatan net interest income,” kata Pahala.

Pendapatan bunga Bank Mandiri sebenarnya mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun lalu. Bahkan peningkatan yang dialami Bank Mandiri pada aspek ini tergolong cukup besar, yaitu 32,3 %, menjadi Rp 19,83 triliun, dibandingkan triwulan III-2005 Rp 14,99 triliun.

Sementara pendapatan bunga bersih juga meningkat menjadi Rp 7,477 triliun, dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 6,897 triliun. “Pendapatan bunga bersih ini meningkat karena cost of fund kami menurun sehingga yield aset meningkat,” ujarnya.

Namun demikian, dalam hal penyaluruan kredit, Bank Mandiri relatif stagnan. Dari September 2005 sampai September 2006, peningkatan kredit hanya 1,8 % menjadi Rp 108,8 triliun. Sedangkan total Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 4,3 % menjadi Rp 194,47 triliun.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag