Yeany Christanto Dahlan
Untuk membangun butiknya, ibu satu anak ini pun rela berburu sampai ke Amerika Serikat dan Kanada. Pakaian bekas yang diperoleh dari perburuan itu sebagian besar berkualitas tinggi. “Memakai pakaian yang mengandung nilai sejarah memiliki arti dan sensasi tersendiri,†ujar Yeany yang berkulit putih. Di butiknya, terpajang koleksi Oscar de la Renta keluaran tahun 1970 dan beragam tas tangan buatan tahun 1960-an.
Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti ini mengaku mengibarkan butik vintage sebagai penyaluran hobinya. “Bila sesuatu hal dikerjakan dengan cinta, itu sangat menyenangkan,†tutur Yeany yang dua kali dalam seminggu mengontrol butiknya. Meski pasarnya terbatas, Yeany menyakini, bisnisnya bisa berjalan bagus.
Rias Andriati.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.