Ralali Segera Luncurkan Mobile Apps

E-commerce B2B sedikit berbeda dengan e-commerce B2C. Pelanggan mereka adalah perusahaan dan UKM. Konsep B2B online marketplace masih sangat baru di Indonesia. Meski begitu, Ralali.com cukup sukses dengan berhasil menggandeng lebih dari 2.000 pemasok.

“Tahun ini, reaksi pasar jauh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kami masih banyak menemui tantangan dalam mengedukasi pasar mengenai konsep B2B online marketplace,” kata Joseph Aditya, Founder & CEO Ralali.com.

Joseph Aditya - CEO ralali.com - PT. Raksasa Laju Lintang - Youngster Joseph Aditya - CEO ralali.com - PT. Raksasa Laju Lintang - Youngster

“Saat ini, kami menggunakan tim developer in-house yang berkantor di tempat kami. Kami fokus mengembangkan teknologi yang membantu meningkatkan produktivitas. Sebentar lagi, kami akan meluncurkan mobile apps untuk memudahkan user mengakses Ralali,” kata dia.

Lulusan Management Marketing di Australia itu menolak menyebutkan nilai pendapatan yang diraih pada tahun 2016 lalu. Sebagai perbandingan, pada Maret 2015 lalu, nilai transaksi mereka sudah di atas US$ 1 juta dengan jumlah pemasok sekitar 200 dan klien terdaftar lebih dari 20.000.

“Kami memfasilitasi pelaku dan calon pelaku bisnis di Indonesia untuk mengembangkan usahanya dengan mudah. Kami menyediakan pilihan pemasok yang beragam untuk kebutuhan bisnis dan variasi harga grosir yang membidik para UKM,” kata dia.

Menurut Joseph, pendapatan diperoleh dari tiga lini yakni layanan pengelolaan yang disediakan untuk memudahkan para penjual di platform Ralali untuk bisa membuka toko dan melakukan order handling. Semua proses mulai dari digitalisasi data barang, upload barang dan order handling dilakukan oleh tim dari Ralali.com.

“Kedua adalah iklan. Setiap seller punya opsi untuk memasang iklan digital di Home Page Ralali.com. Jumlah pengunjung lebih dari 15.000 setiap harinya. Dengan fitur ini, para seller akan mendapat eksposur lebih banyak dari pengunjung situs Ralali.com,” kata dia.

Ralali.com juga menawarkan layanan premium untuk melengkapi fitur gratis yang ada. Fitur tambahan ini akan membantu mempermudah bisnis para penjual. Misalnya, inventory management system dan lainnya.

“Saat ini, kami sudah punya 2.000 an supplier dan sudah melayani pelanggan dari berbagai industri yang ada. Pelanggan kami tidak hanya di Jakarta dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai kota di daerah lain,” kata dia. (Reportase: Nerissa Arviana)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)