GIIAS 2019 Berikan Program Menarik Bagi Pengunjung

Cepatnya perkembangan di industri otomotif perlu diantisipasi kehadirannya oleh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan

GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) tahun ini mengusung tema Future in Motion, yakni gerakan pengaruh teknologi pada kendaraan listrik, otonom, dan digital. GIIAS 2019 akan menampilkan transformasi teknologi dari industri otomotif melalui beragam program sepanjang penyelenggaraan pameran.

Perkembangan industri otomotif ada dalam kecepatan penuh. Saat ini Indonesia sudah mulai merasakan efek kehadirannya. “Kehadiran kendaraan hybrid, plug-in hybrid, electric hingga autonomus, adalah masa depan otomotif yang mesti kita antisipasi kehadirannya,” jelas Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO, di Jakarta.

Tidak hanya memamerkan kendaraan dengan teknologi terkini, melalui program Beyond Mobility Area di GIIAS, pengunjung juga akan merasakan dan mendapatkan informasi tentang perkembangan teknologi.

Dalam program Beyond Mobility Experience, pengunjung akan mendapatkan pengarahan dari profesional tentang inovasi produk-produk yang dipamerkan pada area tersebut. Empat merek peserta telah berkomitmen menghadirkan teknologi masa depannya pada program ini.

”Tidak hanya dilihat, sentuh, atau foto, di GIIAS pengunjung bisa mendapatkan informasi tentang teknologi dan bahkan bisa mendapatkan pengalaman mengendarainya langsung." papar Rizwan Alamsjah, Ketua III GAIKINDO yang sekaligus adalah Ketua Penyelenggara pameran GllAS The Series 2019.

Program khusus untuk generasi penerus bangsa yang sebelumnya digelar dalam hari khusus Student Day, tahun ini hadir dalam konsep baru, mengusung tajuk Education Day, para siswa terundang akan mendapatkan sharing session khusus dari para pelaku industri.

"Program ini akan memberikan gambaran tentang profesi dalam industri otomotif kepada siswa, tujuannya agar sepulang dari GIIAS, siswa akan memiliki pengetahuan baru dan memiliki motivasi untuk ikut ambil bagian membesarkan industri otomotif Indonesia," ujar Rizwan.

GIIAS 2019 akan menampilkan total 25 merek kendaraan penumpang dan komersial, yakni Audi, BMW, Daihatsu, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Renault, Suzuki, Toyota, VW, Wuling, serta merek kendaraan komersial FAW, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Tata Motors, dan UD Trucks.

Selain itu, ada 11 merek sepeda motor juga akan hadir mulai dari Benelli, Harley Davidson, Honda, Kawasaki, Kymco, KTM, Nozomi, Piaggio, Suzuki, Vespa, dan Viar. Tiga perusahaan karoseri juga telah bergabung di GIIAS 2019, Adi Putro, Laksana, dan Tentrem, sementara dari industri pendukung, lebih dari 300 merek telah mencatatkan komitmennya pada The 27th GllAS 2019.

Setelah diselenggarakan di Surabaya pada bulan April lalu, GIIAS akan hadir pada 18-28 Juli 2019 di ICE, BSD City. Kemudian disusul dengan GIIAS Makassar pada 4 hingga 8 September 2019 bertempat di Celebes Convention Center, dan ditutup di Medan pada 23-27 Oktober 2019 di Santika Convention Center.

Yohannes pun memamparkan bahwa saat ini penjualan kendaraan 60%-nya masih ada di pulau Jawa dan 40%nya berada di luar pulau Jawa. “Kami akan mendukung program pemerintah yang fokus pada Indonesia bagian Timur. Selain domestik, ekspor kendaraan pada Januari-April 2019 pun meningkat 20% dibandingkan tahun 2018,” imbuhnya.

GAIKINDO menargetkan penjualan 1,1 juta kendaraan di domestik pada tahun ini. Ia pun menyebutkan bahwa target pengunjung bukanlah hal yang paling utama, namun menekankan pada sisi kenyamanan setiap pengunjungnya ketika datang ke pameran.

"Meskipun penjualan mencapai Rp7 triliun pada tahun lalu, pameran tidak mengindikasikan penjualan, tapi lebih kepada transfer pengetahuan mengenai teknologi dan menggalakan program pemerintah terkait kendaraan yang hemat bahan bakar," ujar Yohannes.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)