YIMM Luncurkan Motor Baru, Yamaha Lexi 125

Peluncuran Yamaha Lexi 125 cc

Yamaha  tampaknya serius dalam menahan gempuran-gempuran kompetitornya; Honda. Diam-diam, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing  (YIMM) meluncurkan motor skutik barunya dengan kubikasi  mesin 125 cc yang mirip Yamah NMax, Yamaha Lexi. YIMM tidak memberitahukan kepada media tentang motor barunya tersebut. Informasi ini diperoleh dari akun sosial M Abidin, GM After Sales & Motorsport YIMM. "Lexi 125 VVA, teknologinya luar biasa, harganya wow," demikian ia menulis.

Peluncuran Lexi 125  yang hanya  untuk kalangan internal tersebut  dilangsungkan di Hotel Grand Indonesia Kempinski  Jakarta (Senin, 15 Januari) . Dalam video yang diunggah Abidini tersebut, dua petinggi YIMM yakni Minoru Morimoto, Presdir YIMM dan wakilnya--Vice Executive President YIMM, tengah berboncengan di atas motor yang dirilis tersebut.

Memang belum ada keterangan resmi dari pihak Yamaha mengenai Lexi 125 ini. Namun blogger dan pengamat otomotif khusus motor, Rudi Triatmono, mengemukakan bahwa motor ini akan berhadapan langsung dengan Honda vario 125 yang sangat kuat di segmen skutik.  Di segmen skutik entry level, Yamaha memang kedodoran dengan Honda. Honda Vario dan Beat Series begitu dominan mengalahkan Yamaha. dan Suzuki

Yamaha Lexi 125 VVA Bluecore  lampu depannya didesain besar dan sudah menggunakan LED.  Dek pijakan kakinya pun lega karena rata tanpa ada tangki yang menghalangi kaki, sehingga secara utilitas lebih baik, ketimbang Nmax atau Aerox.! Motor ini mengusung mesin 125 cc berteknologi VVA (variable valve actuation)  yang sudah terbukti kehandalannya  saat digunakan pada  Yamaha NMax 155 cc dan All New R15. mesin ini merupakan mesin yang dipakai NMax 125 cc untuk pasar Eropa.

Lexi 125 atau yang dikenal dengan baby NMax ini   menggunakan teknologi Bluecore, serta dilengkapi dengan Stop Start System (SSS), fitur yang yang sangat berguna untuk menghemat bahan bakarnya.   Motor menggunakan fitur keyless, speedometer full digital berdimensi lebar 7 inchi serupa dengan milik Aerox 155,  shock belakang dengan tabung (subtank suspension) single bukan dual seperti Aerox dan NMax, model dek yang rata, bagasi dengan kapasitas besar yang sepertinya sanggup memuat helm full face, ban depan belakang Tubeless, sedangkan pengereman belakang masih tromol/drum seperti Aerox 155, Smart Motor Generator starter. (Rian S)

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)