50 Tahun Berjaya, Antam Genjot Sektor Hilir Pertambangan

Antam berfokus pada percepatan proyek-proyek hilir, di antaranya adalah P3FH dan proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR). P3FH pada tahap I untuk line 1 memiliki kapasitas 13.500 ton nikel dalam feronikel (TNi). Sedangkan SGAR mengolah bijih bauksit menjadi smelter grade alumina (SGA) untuk fase-1 memiliki kapasitas sebesar 1 juta ton SGA per tahun. Saat ini Bankable Feasibility Study (BFS) telah selesai dan bersiap untuk memasuki proses selanjutnya dan diharapkan ground breaking diestimasikan pada kuartal IV tahun 2018.

Antam juga tengah menyiapkan mesin-mesin pertumbuhan baru. Antam juga akan mengembangkan hilirisasi di Pulau Gag dengan mendirikan smelter nikel berkapasitas 40.000 ton nikel dan pabrik stainless steel berkapasitas 500.000 ton. “Saat ini sedang beauty contest calon partner. Di Pulau Gag terdapat sumber daya 391 juta ton bijih nikel dan 100% dikelola oleh Antam,” ujarnya.

Strategi Antam adalah melakukan divestasi sebagian tambang nikel tersebut, untuk dijadikan modal membangun smelter. Antam berusaha mencari partner yang menguasai pasar, berpengalaman dan menguasai teknologi dan punya kemampuan finansial. Perusahaan juga tengah menggarap smelter nikel kadar rendah di Haltim menggunakan teknologi blast furnace.

Untuk komoditas emas, Antam berupaya meningkatkan utilitas terpasang manufaktur emas Logam Mulia menjadi 50 ton pertahun. Inovasi juga dilakukan pada produk emas Antam LM, salah satu yang dilakukan untuk memperluas distribusi penjualan emas adalah bekerja sama dengan PT Pos Indonesia perihal penjualan emas. Kini masyarakat bisa membeli emas di 205 Kantor Pos Pemeriksa. Antam berharap penjualan emas domestik dapat meningkat dengan kerja sama ini.

Sumber daya manusia merupakan salah satu aset perusahaan yang paling berharga bagi Antam. Oleh karena itu, fokus dari pengelolaan sumber daya manusia Antam adalah meningkatkan kapabilitas tenaga kerja perusahaan secara berkelanjutan, meningkatkan pelatihan tenaga kerja, penurunan jumlah tenaga kerja secara selektif dan penyelarasan antara prestasi kerja dengan kompensasi.

Antam juga secara berkesinambungan meningkatkan kompetensi dan keterampilan karyawan untuk meningkatkan prestasi dan produktivitas perusahaan secara keseluruhan. “Di tahun 2016, kami telah menyelesaikan perubahan Divisi Learning and Development menjadi unit bisnis tersendiri sehingga keberadaannya menjadi lebih strategis. Di tahun 2017 kami mengadakan program-program pengembangan kepemimpinan maupun pengembangan kompetensi teknis, studi banding dan program magang di perusahaan tambang lain,” ungkap Arie.

Selain diharuskan meraih profit, Antam juga berperan untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Hal ini dikarenakan wilayah operasionalnya terdapat di remote area. Maka dari itu, Antam selalu mengupayakan pembangunan smelter di setiap tambang yang dimiliki, sehingga berperan dalam peningkatan multiplier effect untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Reportase: Jeihan Kahfi Barlian

Pages: 1 2

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)