Morin Terapkan Prinsip “Quality Before Price”

Selai boleh dibilang sudah menjadi produk keseharian banyak keluarga di Indonesia. Produk ini terutama dinikmati bersama roti untuk sarapan pagi anggota keluarga. Di pasar, pilihan mereknya cukup beragam. Termasuk, beberapa merek selai lokal yang mudah dijumpai di minimarket sekitar rumah.

Merek selai lokal yang cukup populer di kalangan keluarga Indonesia antara lain Srikaya, Ceres, dan Morin. Dari hasil survei Indonesia Original Brands (IOB) 2017, ternyata selai Morin dinilai konsumen sebagai merek selai lokal terbaik, dengan nilai indeks IOB sebesar 7,31. Morin unggul dibandingkan kedua pesaing utamanya itu, Srikaya dan Ceres, di semua parameter penilaian: kepuasan, loyalitas, advokasi, dan tingkat daya saing merek lokal. Morin

Selai Morin diproduksi oleh PT AstagunaWisesa (AW), yang didirikan oleh Hadi Januar, ketika masih berstatus mahasiswa Universitas Tarumanagara, Jakarta. Tahun 1978, Hadi melihat adanya peluang bisnis ini. Mulanya, selai Morin diproduksi dalam skala bisnis rumahan. Adapun saat ini, produk selai Morin sudah diproduksi di pabriknya yang cukup modern di Cikarang, Bekasi.

Adri S. Maramis, Manajer Penjualan dan Pemasaran AW, mengklaim Morin merupakan pemimpin pasar di Indonesia saat ini. Ia mengklaim, di pasar ritel, selai Morin menguasai 46%. Sementara untuk pasar industri ia mengaku belum punya angkanya karena kompetitor cukup banyak, termasuk produk selai impor.

Adri menjelaskan, produk Morin terdiri dari dua jenis : produk spread yang terbuat dari kacang dan cokelat, serta produk jam yang terbuat dari buah-buahan. Saat ini Morin sedang mengampanyekan produk Morin Topping, yang secara fisik lebih cair daripada produk spread & jam.

Morin, kata Adri, tersedia di pasar ritel modern sejak 1990-an. Sekarang, total jenis produknya mencapai 60-80 SKU (stock keeping unit), termasuk jenis produk untuk pelanggan industri (hotel, restoran, kafe, pabrik roti, dsb.). Sebagai contoh, diungkapkannya, gerai Roti Bakar Edi sejak awal berdiri menggunakan spread & jam Morin. Ia menyebutkan, saat ini kontribusi pasar ritel dan pasar industri bagi Morin seimbang, 50:50.

Baru di tahun 2000-an, perusahaan ini mulai serius menyusun strategi pemasaran,” kata Adri. Di kalangan konsumen Indonesia, Morin dikenal dengan slogan citra “Morin Jodohnya Roti”.

Menurut Adri, kekuatan Morin sebagai merek lokal pada aspek kualitasnya. “Pak Hadi itu sangat mengutamakan kualitas produknya,” ujarnya. Morin disebutkannya menerapkan prinsip “Quality Before Price”. Menurutnya, karena dikenal dengan kualitasnya yang tinggi itulah, dari segi harga Morin menyasar pasar kelas menengah, dengan segmen konsumen C+ dan B.

Citarasa Nusantara pada produknya, kata Adri, juga menjadi kekuatan Morin. Karena itulah, produk Morin ada di negara-negara tempat banyak TKI bekerja, terutama di negara-negara ASEAN. “Saat ini, baru 5% produk kami yang dijual untuk ekspor dari total penjualan produk Morin.”

Dari segi pemasaran, porsi kampanye Morin 60% masih di media konvensional (televisi, media cetak, radio), dan 40% di media pemasaran digital. Ia melihat porsinya ke depan akan bergeser ke media pemasaran digital. “Dalam strategi pemasaran digital ini, fokus kami pada kalangan women and youth, sebagai target konsumen utama kami,” katanya.

Menurut Adri, dalam beberapa bulan mendatang, Morin juga akan membuat aplikasi mobile-nya agar bisa lebih dekat dengan pelanggan. Interaksinya akan melalui game, berbagi resep, promosi, dan aktivitas belanja online (e-commerce).

Produk Morin banyak dijual di pasar ritel modern. Adri mengklaim pertumbuhan penjualannya dua digit, 10-15%, terutama di minimarket. Ia menyebut tidak ada data pasti market size industri spread & jam ini. Namun, dengan melihat market size industri roti yang sebesar Rp 27 triliun (data Asosiasi Pengusaha Bakery Indonesia dan Euromonitor), ia memperkirakan ukuran pasar industri spread & jam saat ini sekitar Rp 6 triliun. (Reportase:  Herning Banirestu)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)