Agus Suryono, PT Intraco Penta Tbk.: Turut Membangun Profitable Development

Agus Suryono, Organization Development & Talent Management System Head PT Intraco Penta Tbk.

Sejak bekerja di Intraco Penta pada 2016, Agus Suryono melihat bahwa program people development yang memanfaatkan teknologi adalah kunci bagi perusahaan alat berat ini untuk menjadi high organization compatibility. Pasalnya, 70% karyawannya adalah milenial yang sangat lekat dengan teknologi.

Maka, menggunakan smartphone, Intraco menggelar pengembangan SDM yang sejalan dengan blue print pengembangan bisnis. Konsep people development yang diterapkan terdiri dari empat parameter: menggunakan teknologi, harus memfasilitasi kebebasan sesuai dengan minat karyawan, memperpendek jarak ROI (return on investment), dan biaya investasi yang minimum. “Kami menyebut konsep development program ini sebagai profitable development,” ujar Agus.

Lebih lanjut, dia menguraikan lima metode dalam profitable development yang diharapkan mampu meningkatkan minat dan membuat nyaman karyawan ketika berproses dalam platform tersebut. Yakni, interactive learning module, exclusive mentoring with expert, digital libraries, thematic group discussion, dan assignment for project experience.

Pria kelahiran 1989 ini lalu menyatakan, perbedaan antara metode training yang umum dibandingkan profitable development terletak pada ROI. Pada metode yang umum, biasanya setelah dinyatakan fulfillment, seorang karyawan baru mendapat evaluasi. Sementara di profitable development, seseorang dinyatakan fulfillment setelah teruji dalam project experience.

Kecuali kompetensi yang mewajibkan sertifikasi, platform ini sudah menyediakan semua materi kompetensi. Platform ini juga dilengkapi daftar dan jadwal penyedia layanan pelatihan dari pihak eksternal. Jadi, karyawan bisa melihat informasi harga dan jadwal, juga dapat mengajukan secara online. “Mereka mau belajar apa saja akan difasilitasi. Semacam kafetaria training,” kata Agus yang mengawali karier di Intraco Penta sebagai Corporate Health Safety & Environment Section Head.

Sekarang platform tersebut sedang dalam tahap partial launching. Rencananya akan full launching pada Juni. Melalui penggunaan platform ini, Agus mengungkapkan, ada beberapa poin yang akan didapatkan perusahaan, antara lain peningkatan kompetensi dan innovation project yang terdokumentasi dengan baik karena metode pengembangannya diakhiri dengan project experience.

Organisasi Intraco juga akan siap menghadapi kenormalan baru berupa akselerasi digital yang diakibatkan pandemi Covid-19, khususnya dalam bidang people development. “Dan kami punya mimpi: 2-3 tahun setelah aplikasi ini go live, kami akan bicara development income sebagai KPI dari HR,” ungkapnya.

Bicara tentang karier, Agus menargetkan menjadi direktur HR di usia 37 tahun. Dan jika menjadi direktur HR kelak, dia akan berupaya menjadikan people management bisa benar-benar jelas dan akuntabel, serta mampu memberikan data yang mudah dipahami sebagai bahan pertimbangan keputusan.

Untuk menyiapkan diri ke arah itu, dia akan giat mengumpulkan data, baik masukan para ahli maupun dari data assessment agar bisa melihat milestone yang akan dihadapinya, baik secara kompetensi maupun kematangan emosi.  (*)

Yosa Maulana

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)