Dian Kurnia Rizki, Mengawal Profitabilitas Wholesale Service Telkom

Dian Kurnia Rizki, Senior Account Manager tim Manage Service (MS) Telkom DWS

Dian Kurnia Rizki mengawali karier di PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. di bagian Pengembangan Bisnis Divisi Wholesale Service (Telkom DWS). Tugasnya memeriksa compliance transaksi, khususnya dari sisi kesepakatan harga dan profitabilitas antara Telkom DWS dan pelanggan B2B. Dian bersama tim dimandatkan memperbaiki profitabilitas. “Tantangan utama divisi saya saat itu, bahkan hingga sekarang, adalah profitabilitas yang rendah karena karakteristik pasar wholesale yang lebih mengutamakan volume besar meskipun keuntungannya minimum,” katanya.

Di tahun pertama, Dian membuat inovasi yang mengolaborasikan Telkom DWS dengan salah satu anak perusahaan Telkom, yaitu Mitratel, sebagai tower provider. Hasilnya tidak mengecewakan. Beberapa bulan kemudian, Grup Telkom dapat mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar di penyelenggaraan infrastruktur telekomunikasi dengan cost yang lebih efisien sampai 30 persen sehingga profitabilitas dapat ditingkatkan. Bahkan, inovasinya menjadi juara 1 dalam lomba inovasi di Telkom pada kategori strategi.

Empat tahun kemudian, di tim partnership, Dian bersama tim bertugas menjalin kerjasama antara Telkom DWS dan para mitra, serta manage service infrastruktur telekomunikasi milik Telkomsel. Satu tugas yang berat karena mitra semakin banyak dan nilai transaksi yang harus dikelola meningkat tajam, mencapai Rp 2 triliun per tahun. “Banyak hal yang dilakukan, mulai dari mengefisienkan biaya sewa sampai melakukan negosiasi harga existing,” katanya. Hasilnya, tim berhasil menurunkan harga sewa hingga total Rp 500 juta per bulan. Selain itu, Dian juga berhasil melakukan negosiasi penting dengan para mitra satelit asing sehingga rata-rata margin yang didapat mencapai 14,76 persen ketika rata-rata margin industri di bawah 10 persen.

Saat ini, Dian dipercaya menjadi Senior Account Manager di tim Manage Service (MS) Telkom DWS. Dialah ujung tombak dalam mencapai target pendapatan Telkom DWS. Target revenue-nya untuk Key Performance Indicator (KPI) individu mencapai lebih dari Rp 2,3 triliun per tahun atau sekitar seperempat dari total target pendapatan tim MS secara keseluruhan, dengan tugas utamanya menangani layanan infrastruktur telekomunikasi, seperti link satelit, special project, Wi-Fi, link internasional, dan site Metro-E.

Dengan tangan dinginnya, lulusan Magister Manajemen Universitas Indonesia ini memperbaiki sejumlah aspek, mulai dari kompleksitas transaksi, layanan tertunda tagih, sampai negosiasi untuk layanan link internasional. “Saya dengan gigih melakukan negosiasi ke pelanggan untuk memasukkan klausul penalti tersebut di dalam kontrak baru, bahkan saya dapat menyepakati biaya layanan 31 persen lebih tinggi daripada target revenue saya waktu itu. Di penutup tahun pertama saya sebagai Senior Account Manager, KPI saya tercapai dengan memuaskan,” tuturnya.

Menurut Dian, pemimpin harus fair, menjunjung keadilan. Keinginannya ke depan, terlibat dalam strategic marketing sesuai dengan cita-citanya awal. “Saya konsisten memosisikan diri sebagai marketer yang tidak hanya peduli pada pencapaian revenue, tapi juga selalu berjuang menjaga profitabilitas yang baik,” ungkap peraih Certification of Professional Marketing (Asia) dari Asia Marketing Foundation dan Certification Accredited Project Management dari American Academy itu.

Yosa Maulana dan Sri Niken Handayani

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)