Nucleus Farma Donasi Suplemen Herbal ke Pejuang Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran

Produsen modern natural medicine (obat modern alami), PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma), mendonasikan  obat-obatan untuk membantu menjaga stamina serta imunitas para tenaga kesehatan (nakes)  serta membantu memberikan suplemen tambahan dalam upaya penyembuhan pasien Covid-19 (Virus Corona) di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menurut kajian ilmiah dan penelitian sudah banyak membuktikan bahwa penderita Covid-19 kondisinya menurun diakibatkan berkurangnya albumin (hypoalbuminemia) di antaranya :pertama,  paliogiannis et al, dalam Jurnal Clinical and Experimental Medicine. (28 Januari 2021) melakukan sistematik review dan meta analisis bahwa hubungan antara konsentrasi albumin dengan tingkat keparahan penyakit akibat Covid-19 sangat merugikan pasien. Pencarian literatur dilakukan di PubMed dari awal terjadi pandemi hingga 30 Oktober 2020 menunjukkan 67 studi pada 19.760 pasien Covid-19 terbukti bahwa konsentrasi albumin mereka rendah (hypoalbuminemia) dan memperburuk kondisi penyakit dengan nilai rata-rata 95%.

Kedua, Zhang, et al (2020)  menunjukkan beberapa hasil laboratorium yang muncul pada pasien Covid-19 dengan kondisi hypoalbuminemia dialami 89,3% pasien dan mengakibatkan kondisi pasien buruk. Ketiga, Limas Maria et al (2020) mengatakan bahwa pasien Covid-19 dengan Hipoalbuminemia saat masuk (<34g/L) lebih sering terjadi pada non-survivors daripada survivor (65,6% vs 38%, p<0,001) dan secara signifikan terkait dengan perkembangan sepsis, sindrom akut serta menunjukkan hipoalbuminemia adalah prediktor kematian dalam analisis dalam kajiannya.

Landasan  tersebut diperhatikan Nucleus Farma untuk memberikan solusi penanganan yang tepat di masa pandemi dengan produk kaya akan albumin seperti Onoiwa MX dan Rafa Khomsah yang menunjang kebutuhan dalam menjaga kondisi kesehatan tetap prima. Bantuan yang diberikan adalah suplemen Super Potent Antioxydant (SPA) merk Onoiwa MX dan Rafa Khomsah. Nucleus Farma merupakan perusahaan natural medicine facility pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikat registrasi dari FDA (Food Drug Administration) dari Amerika Serikat.

Bantuan diberikan CEO Nucleus Farma, Edward Basilianus, SE., MM., bersama Laura Christina, S.Si. (Senior Product Manager) dan apt. Marselinus, S.Farm. (Sales Manager) kepada dr. Nursyahidah, SppFK selaku Wakil Koordinator Kefarmasian dan Terapi juga Anggota Komite Medik dan apt. Septianita H. selaku Sektertaris Farmasi dan Terapi di Wisma Atlet, Kemayoran (3/7/2021).

Sementara itu, dr. Nursyahiddah mengapresiasi Nucleus Farma yang berperan mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia yang saat ini kondisi cukup mengkhawatirkan. Adanya bantuan donasi suplemen kesehatan ini sangat membantu menjaga daya tahan tubuh para tenaga kesehatan di Wisma Atlet yang kesehariannya harus berjibaku menangani para pasien Covid-19.

Edward mengasku keunggulan Onoiwa MX dan Rafa Khomsah. “Onoiwa” berarti “ada ikan” dalam bahasa Jawa dan “saudara laki-laki” dalam bahasa Jepang. Onoiwa MX dibuat dari ekstrak Ikan Gabus (Channa striata), ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorrizha), dan ekstrak daun Kelor (Moringa oleifera). Menurut Edward, ketiga kandungan tersebut sudah biasa dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai obat tradisional alami. “Onoiwa dapat membantu proses pembentukan albumin dalam tubuh dan meningkatan imunitas tubuh secara cepat, sehingga mempercepat recovery pasien Covid-19 serta sangat berguna menjaga daya tahan tubuh para tenaga kesehatan yang bertugas di masa pandemi ini” kata dia.

Pembentukan albumin dalam tubuh penting sekali bagi pasien Covid-19, karena berdasarkan hasil observasi uji klinis yang telah dilakukan tim riset Nucleus Farma membuktikan Onoiwa MX dapat menjadi pilihan terapi adjuvan untuk pasien Covid-19. Produk tersebut dilakukan observasi uji klinis sebagai adjuvan standar pengobatan Covid-19  kepada pasien dengan derajat sedang berdasarkan hasil uji klinik dan gejala laboratorium.

Penelitian ini melibatkan peneliti dan praktisi yang pakar di bidangnya, Prof. Dr. apt. Syamsudin, M.Biomed merupakan Guru Besar bidang Farmakologi Bahan Alam dari Fakultas Farmasi Universitas Pancasila dan dr. Lusi Nursilawati Syamsi, Sp.P merupakan praktisi dokter spesialis paru. Hasil penelitian ini telah diterima dengan baik dan lolos uji kelayakan jurnal kedokteran international di Eropa sehingga telah diterbitkan dalam European Journal of Molecular and Clinical Medicine.

Sementara Rafa Khomsah mengandung lima senyawa aktif atau dikenal dengan Super Potent Antioxydant yang dapat digunakan sebagai obat alternatif untuk pencegahan dan percepatan pemulihan Covid-19. Rafa Khomsah diambil dari bahasa Arab yang berarti kesembuhan dari lima senyawa. Kelima senyawa aktif tersebut yakni Jintan Hitam/Habbatussauda (Nigella sativa), daun Jambu Biji (Psidium guajava), Pegagan (Centella asiatica), Temulawak (Curcuma xanthorriza), dan Bekatul Beras Merah (Oryza sativa). Kelima senyawa aktif tersebut sesuai mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh.

“Rafa Khomsah cocok diberikan kepada pasien Covid-19, karena dapat meningkatkan dan mengembalikan sistem imunodulator tubuh pasien. Baik Onoiwa maupun Rafa Khomsah keduanya aman dan halal dikonsumsi. Keduanya juga sudah terdaftar di BPOM dan Food and Drug Administration (FDA) serta mendapatkan sertifikat Halal MUI, demikian juga mendapatkan piagam penghargaan inovasi Indonesia dan dunia,” jelas Edward.

Onoiwa MX dan Rafa Khomsah telah dipakai di berbagai rumah sakit swasta dan pemerintah untuk proses penyembuhan pasien Covid-19. Edward mengatakan, selain dapat membantu proses penyembuhan pasien Covid-19, Onoiwa dan Rafa Khomsah juga bagus dikonsumsi oleh para tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan pandemi Covid-19. “Para tenaga medis bisa mengonsumsi keduanya untuk meningkatkan ketahanan tubuh dalam menghadapi Covid-19,” tegas Edward.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)